Penyakit HIV Ciri-Cirinya

Penyakit HIV Ciri-Cirinya

 

Penyakit HIV Ciri-Cirinya, HIV AIDS hingga kini masih menjadi penyakit yang sangat menakutkan. Bukan tanpa alasan, hal ini disebabkan oleh belum ditemukannya obat dan vaksin yang mampu menyembuhkan atau mencegah virus ini. Yang lebih menakutkan lagi, berbagai faktor resiko dapat meningkatkan kesempatan pada siapapun terinfeksi virus yang disebut human immunodeficiency virus (HIV). Orang yang terinfeksi HIV belum tentu menderita AIDS, tergantung tingkat imunitas orang tersebut.

Penyakit HIV Ciri-Cirinya

Penyakit HIV Ciri-Cirinya

Bagi kebanyakan kita, virus HIV AIDS adalah virus yang terjadi pada orang lain. Padahal ini bisa menyerang siapa saja, termasuk kita. Sebagian besar waktu, tanda-tanda HIV tidak menjadi nyata sampai infeksi mulai menyebar. Misalnya jika virus menyerang saat ini, gejala-gejala positif HIV bisa terlihat 2,3 atau 10 tahun ke depan. Sejumlah tanda HIV AIDS muncul hanya setelah masa inkubasi berakhir.

Berikut adalah penyakit HIV ciri-cirinya yang harus Anda ketahui :

  1. Demam

Salah satu tanda paling umum dari penyakit HIV ciri-cirinya adalah demam ringan, hingga 102 derajat Fahrenheit. Demam itu biasanya disertai kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan. Pada titik ini, virus bergerak masuk ke aliran darah dan mulai mereplikasi dalam jumlah besar.

  1. Kelelahan

Penyakit HIV ciri-cirinya adalah Anda mulai merasa lelah akut dan lesu. Ini karena kekebalan tubuh Anda sudah mulai dikacaukan oleh HIV. Seorang penderita HIV bahkan bisa kehabisan nafas hanya karena berjalan.

  1. Nyeri Otot Dan Sendi

Penyakit HIV ciri-cirinya kadang disalahartikan sebagai gejala flu, sifilis, atau hepatitis. Tak heran, karena gejalanya memang mirip, yakni nyeri pada persendia, otot, dan kelenjar getah bening yang kebanyakan berada di pangkal paha, ketik, dan leher.

  1. Sakit Tenggorokan Dan Sakit Kepala

Sakit pada tenggorokan dan kepala disebut Horberg bisa jadi bagian dari penyakit HIV ciri-cirinya. Namun untuk membuktikan ciri HIV AIDS ini sebagai tanda Anda terkena HIV, biasanya perlu dites laboratorium terlebih dulu.

  1. Ruam Pada Kulit

Penyakit HIV ciri-cirinya ini bisa datang pada awal seseorang terinfeksi HIV. Namun pada beberapa kasus, tanda ini malah muncul belakangan. Ruam pada kulit muncul jika penderita yang tidak memiliki riwayat alergi. Bentuknya bisa berupa bisul, dan tanda gatal warna merah muda pada beberapa bagian tubuh.

  1. Mual, Muntah, Dan Diare

Sebanyak 30-60 persen penderita HIV mengalami Penyakit HIV ciri-cirinya ini. Pengidap HIV biasanya mengalami diare terus-menerus, namun tidak demikian pada penderita yang kekebalan tubuhnya kuat sejak semula.

  1. Berat Badan Menurun

Jika Anda mulai kehilangan berat badan, itu adalah tanda sistem kekebalan tubuh Anda sudah terserang. Menurut pakar kesehatan, Dr.Malvestutto, Penyakit HIV ciri-cirinya yang paling umum adalah berat badan yang menurun signifikan meski sudah banyak makan.

  1. Batuk Kering

Jika batuk kering berlangsung selama satu tahun lebih dan makin parah, sedangkan obat batuk tidak bisa menyembuhkannya, patut diwaspadai Anda sudah terserang HIV.

  1. Perubahan Pada Kuku

Tanda anda terserang HIV adalah adanya perubahan pada kuku. Kuku biasanya mengalami penebalan dan melengkung. Bahkan pada beberapa penderita, kuku mereka berubah warna menjadi kehitaman, dengan garis coklat vertikal maupun horizontal di permukaannya.

  1. Susah Konsentrasi

Masalah kognitif bisa jadi tanda Anda telah terjangkit HIV. Penyakit HIV ciri-cirinya ini biasanya muncul belakangan. Selain susah konsentrasi, penderita HIV biasanya jadi mudah marah dan tersinggung, ceroboh, susah berkoordinasi, dan mengalami kesulitan melakukan aktivitas yang berhubungan dengan syaraf motorik seperti menulis.

  1. Menstruasi Tidak Teratur

Penyakit HIV ciri-cirinya lainnya pada perempuan penderita HIV, siklus menstruasi biasanya menjadi tidak teratur. Hal ini adalah ekses dari penurunan berat badan.

Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit HIV AIDS berbahaya ini adalah dengan menghindari seks bebas, tidak menerima tranfusi darah dari orang yang mengidap penyakit HIV, mneghindari penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan bagi wanita yang mengidap penyakit HIV disarankan untuk tidak hamil karna dapat menularkan virus kepada janin yang dikandungnya. Jika ingin hamil, sebaiknya mereka selalu berkonsultasi dengan dokter

Penyakit HIV Ciri-Cirinya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*