Penyakit HIV AIDS Dan Cara Pencegahannya

Penyakit HIV AIDS Dan Cara Pencegahannya

 

Penyakit HIV AIDS Dan Cara Pencegahannya, Penyakit HIV AIDS adalah Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga menjadikan tubuhnya menjadi lemah dalam melawan infeksi virus/bakteri lainnya. Sistem imun yang melemah dapat menyebabkan tidak adanya perlawanan tubuh ketika terserang infeksi dari bakteri/virus lainnya, sehingga tingkat defisiensi sudah tidak mampu lagi menangkalnya.

Penyakit HIV AIDS Dan Cara Pencegahannya

Penyakit HIV AIDS Dan Cara Pencegahannya

HIV AIDS adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus. Segala penyakit yang disebabkan virus ataupun infeksi seringkali berkaitan dengan daya tahan tubuh seseorang. Pada jenis penyakit virus biasa, dengan daya tahan yang lemah virus akan lebih mudah menyerang. Tetapi bila daya tahan tubuh kita bagus, maka akan mengalami kesulitan dalam melakukan penyerangan terhadap tubuh.

Tidak demikian dengan penyakit HIV AIDS ini. Justru HIV ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Sehingga bila telah berjangkit pada seseorang maka daya tahan tubuh seseorang dari hari ke hari akan semakin menurun. Sehingga efek dari virus penyebab penyakit HIV AIDS ini seseorang akan mudah terkena infeksi. Bila tidak terdeteksi dari awal, justru penyakit HIV AIDS ini akan dikenali dan bisa dideteksi bila seseorang mudah terkena infeksi tambahan. Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia.

Pencegahan Penyakit HIV AIDS

Bagaimana cara mencegah penyakit HIV AIDS ? berikut adalah upaya yang dapat di lakukan untuk mencegah penyakit HIV AIDS antara lain :

  1. Membiasakan Diri dengan Perilaku Seks yang Sehat

Sebagian besar penularan penyakit HIV AIDS terjadi melalui hubungan seksual. Oleh karena itu, membiasakan diri dengan perilaku seks yang sehat dapat menjauhkan diri dari penularan HIV. Misalnya, dengan tidak berhubungan seks di luar nikah, tidak berganti-ganti pasangan, dan menggunakan pengaman (terutama pada kelompok perilaku beresiko tinggi) sewaktu melakukan aktivitas seksual.

  1. Menggunakan Jarum Suntik dan Alat-alat Medis yang Steril

Para tenaga medis hendaknya memperhatikan alat-alat kesehatan yang mereka gunakan. Jarum suntik yang digunakan harus terjamin sterilitasnya dan sebaiknya hanya sekali pakai. Jadi, setiap kali menyuntik pasien, seorang tenaga medis harus memakai jarum suntik yang haru. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penularan HIV melalui jarum suntik. Selain itu, penggunaan sarung tangan lateks setiap kontak dengan cairan tubuh juga dapat memperkecil peluang penularan HIV.

  1. Menjauhi Segala Bentuk Penggunaan Narkoba

Para pangguna narkoba sangat rentan tertular HIV, terutama pengguna narkoba suntik. Fakta menunjukkan bahwa penyebaran HIV di kalangan pengguna narkoba suntik tiga sampai lima kali lebih cepat dibanding perilaku resiko lainnya.

  1. Tidak Terima Transfusi Darah dari Orang yang Mengidap HIV

Pemeriksaan medis yang ketat pada setiap transfusi darah dapat mencegah penularan HIV. Sebelum transfusi darah berlangsung, para ahli kesehatan sebaiknya melakukan tes HIV untuk memastikan bahwa darah yang akan didonorkan bebas dari HIV.

  1. Menganjurkan Wanita Pengidap HIV untuk Tidak Hamil

Cara mencegah hiv dengan cara menunda kehamilan maupun membuat keputusan untuk tidak hamil. Meskipun hamil adalah hak setiap wanita, namun bagi wanita pengidap hiv dianjurkan untuk tidak hamil. Sebab, wanita hamil pengidap HIV dapat menularkan virus kepada janin yang dikandungnya. Jika ingin hamil, sebaiknya mereka selalu berkonsultasi dengan dokter.

Tidak ada vaksin untuk mencegah penyakit HIV dan tidak ada obat untuk AIDS, tapi Anda bisa melindungi diri agar tidak terinfeksi. Satu-satunya cara untuk mencegah terinfeksi HIV adalah dengan menghindari kegiatan yang meningkatkan risiko tertular HIV. Pada dasarnya, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Penyakit HIV AIDS

Penyakit HIV AIDS Dan Cara Pencegahannya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*