Penyakit HIV AIDS

Penyakit HIV AIDS

 

Pengertian Penyakit HIV AIDS

HIV adalah virus dan pemicu tertentu yang menyebabkan infeksi. HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Nama tersebut dengan jelas mendeskripsikan virus ini—hanya menginfeksi manusia dan menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga membuatnya tidak mampu bekerja sebagaimana mestinya.

Penyakit HIV AIDS

Penyakit HIV AIDS

Meskipun dapat menyingkirkan banyak virus lain, namun sistem imun manusia tidak sanggup menyerang dan membasmi HIV secara keseluruhan. Para ahli belum mengerti mengapa tubuh tidak mampu mengalahkan HIV, namun sudah ditemukan pengobatan guna mengendalikan virus HIV dan AIDS secara efektif.

AIDS adalah suatu kondisi atau sindrom yang dapat disebabkan oleh HIV. AIDS singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome. Sindrom ini berkembang ketika HIV sudah sangat merusak sistem kekebalan tubuh. Gejala yang ditimbulkan AIDS bergantung pada jenis infeksi yang mengakibatkan kerusakan sistem imun sehingga tidak mampu melawan infeksi berbagai penyakit lain. Penyakit HIV AIDS

Gejala Penyakit HIV AIDS

Gejala HIV

Tidak tampak gejala dan perubahan pada penderita HIV, namun apabila melakukan tes lab, maka akan diketahui bahwa penderita positif mengidap HIV. Fase dimana darah mengandung virus HIV disebut sebagai HIV+, yang merupakan fase sebelum memasuki tahap AIDS. Waktu yang dibutuhkan untuk memasuki tahap AIDS pada umumnya berkisar antara 5 hingga 10 tahun (tergantung dari kekebalan tubuh dari masing-masing individu). Perkembangan ini bisa dihambat dengan melakukan terapi. Pada usia 2 hingga 4 bulan, virus ini belum memperlihatkan tanda-tanda apabila diperiksa karena pada bulan-bulan ini virus masih melakukan perkembangbiakan dengan cepat (disebut dengan periode jendela). Pada akhirnya virus ini akan menyebabkan kekebalan tubuh menurun drastis dan menjadikan penyakit ringan dan biasa dapat berbahaya bagi tubuh., hingga akhirnya penderita masuk ke tahap AIDS.

Gejala AIDS

Untuk gejala-gejala AIDS, pembagiannya dibagi dalam dua macam:

  • Gejala umum : Gejala ini ditandai dengan menurunnya berat badan hingga 10% secara drastis, demam berkepanjangan dan diare terus-menerus yang terjadi selama lebih dari satu bulan. Penyakit HIV AIDS
  • Gejala tahap kedua : Pada fase gejala ini, penderita akan mengalami batuk yang tak kunjung sembuh, perubahan kulit yang menjadi iritasi serta gatal, adanya infeksi jamur pada rongga mulut atau kerongkongan, serta adanya pembengkakan getah bening di sekujur tubuh (biasanya terjadi di ketiak, di bawah telinga, leher, dan lipatan paha). Selain itu, adapula infeksi opportunistic yang disebabkan karena infeksi kuman, jamur, dan bakteri, selain alergi berat dan TBC serta hepatitis C (kasus hepatitis C biasanya terjadi hanya pada injection drug user).

Penyebab & Faktor Risiko Penyakit HIV AIDS

Penyebab

Normalnya sel darah putih dan antibodi menyerang dan menghancurkan organism easing yang masuk ke dalam tubuh. Respon ini diatur oleh sel darah putih bernama limposit CD4. Limposit ini juga merupakan target utama HIV. Sekali masuk ke dalam tubuh, virus memasukkna material genetiknya ke dalam limposit dan melipatgandakan diri.

Ketika salinan virus baru keluar dari sel induk dan masuk ke dalam aliran darah, virus akan menyerang sel lain. Sebagai efeknya sel CD4 akan mati. Siklus ini terus berulang. Pada akhirnya menyebabkan kerusakan sistem imun yang berarti tubuh tidak akan mempu melawan infeksi bakteri dan virus lain. Penyakit HIV AIDS

Faktor risiko

Faktor risiko terinfeksi penyakit HIV AIDS antara lain:

  • Tidak memakai pelindung ketika melakukan hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan.
  • Tidak memakai pelindung ketika melakukan hubungan seksual dengan orang dengan HIV positif.
  • Memiliki penyakit menular seksual lain seperti syphilis, herpes, chlamydia, gonorrhea atau bacterial vaginosis.
  • Bergantian dalam memakai jarum suntik.
  • Mendapatkan transfusi darah yang terinfeksi virus HIV.
  • Memiliki sedikit salinan gen CCL3L1 yang membantu melawan infeksi HIV.
  • Ibu yang memiliki penyakit HIV AIDS.

Cara Pencegahan Penyakit HIV AIDS

Cara terbaik untuk mencegah penyakit HIV AIDS adalah dengan melakukan hubungan seks secara aman, dan tidak pernah berbagi jarum, dan peralatan menyuntik apa pun. Semua yang pernah berhubungan seks tanpa kondom dan berbagi jarum atau suntikan, lebih berisiko untuk terinfeksi HIV.

.

Penyakit HIV AIDS

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*