Mencegah Virus HIV

Mencegah Virus HIV

 

Mencegah Virus HIV, HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh. Virus ini melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit.Tidak ada obat untuk HIV, tapi ada pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit.

Mencegah Virus HIV

Mencegah Virus HIV

Pengobatan ini akan membuat orang yang terinfeksi untuk hidup lebih lama sehingga bisa menjalani hidup dengan normal. Oleh karenanya, mencegah penyakit HIV AIDS merupakan cara yang paling efektif untuk menghindari AIDS.

Program pencegahan penularan dan penyebaran HIV lebih dipusatkan pada pendidikan masyarakat mengenai cara-cara penularan HIV. Dengan demikian, masyarakat (terutama kelompok perilaku resiko tinggi) dapat mengubah kebiasaan hidup mereka sehingga tidak mudah terjangkit HIV. Dan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah virus HIV AIDS adalah sebagai berikut:

  1. Memahami Cara Virus HIV Menyerang Tubuh Penderita.

Mencegah virus HIV dengan memahami cara virus HIV menyerang tubuh penderita. HIV menyerang dan menghancurkan sel T atau CD4 dalam darah yang berfungsi untuk melawan virus atau bakteri lain, membuat penderitanya rentan terhadap infeksi dan penyakit lain. Virus HIV membutuhkan sel T untuk memperbanyak diri, sehingga virus ini tidak dapat hidup di bagian tubuh yang tidak memiliki sel darah, seperti kulit atau rambut. Seseorang yang sudah terinfeksi dengan HIV disebut dengan “positif HIV” atau “HIV+”. Seseorang yang mengidap “AIDS” sudah hampir kehilangan semua sel CD4nya, atau sistem imunnya sudah sangat rusak sehingga penderitanya mengalami “infeksi oportunistik” atau kanker yang berhubungan dengan infeksi.

  1. Kurangi Faktor Risiko Seks.

Mencegah virus HIV dengan kurangi faktor resiko seks. Kemungkinan Anda untuk terjangkit HIV akan lebih kecil jika tidak melakukan hubungan seksual, mengurangi jumlah pasangan seksual, meminta pasangan seksual Anda untuk dites HIV, dan/atau batasi hubungan seksual Anda hanya dengan pasangan yang tidak berhubungan seks dengan orang lain.

  1. Cegah Pertukaran Cairan Tubuh Selama Hubungan Seks.

Mencegah virus HIV dengan cegah pertukaran cairan tubuh selama hubungan seks. HIV dapat menular melalui seks oral, vagina, atau anal jika satu orang atau lebih terjangkit HIV+. Akan tetapi, ada cara-cara untuk mengurangi, tetapi tidak menghentikan kemungkinan penularan. Selalu gunakan kondom lateks atau kondom wanita lateks saat berhubungan seksual dengan pasangan yang baru, pasangan yang belum dites HIV, atau jika Anda memiliki banyak pasangan seks. Saat melakukan seks oral, dalam vagina atau dubur, gunakan lateks dental dam atau tanpa pelumas, kondom cut-open untuk menghindari kontak langsung dengan mulut.

  1. Menghindari Kontak Dengan Darah Yang Terinfeksi HIV

Mencegah virus HIV dengan menghindari transfusi darah penderita HIV. Transfusi, atau kontak dengan luka, dapat menyebabkan virus menyebar dari satu orang ke orang lain. Transmisi dengan darah dapat dengan mudah dihindari melalui tes darah dan menghindari kontak dengan luka jika seseorang positif terinfeksi HIV, jika Anda harus berurusan dengan luka dari pengidap HIV/ AIDS, pastikan untuk memakai pakaian pelindung seperti sarung tangan karet.

  1. Pelajari Tentang Mitos Pencegahan HIV.

Mencegah virus HIV dengan mempelajari tentang mitos pencegahan HIV. Ada banyak mitos atau salah paham tentang cara melindungi diri dari HIV atau AIDS saat berhubungan seks. Pelajari kebenarannya sehingga Anda tidak mencoba melindungi diri dengan cara yang salah. Ketahui bahwa jenis seks apa pun dengan orang yang terjangkit HIV, berisiko terkena infeksi dan kondom adalah salah satu cara yang bisa diandalkan untuk mengurangi risiko itu.

  1. Jangan Menggunakan Kembali Atau Berbagi Jarum Suntik Saat Menyuntikkan Obat-Obatan Atau Memasang Tindik Atau Tato.

Mencegah virus HIV dengan jangan mengunakan kembali jarum suntik yang telah dipakai. Gunakan jarum yang steril dan baru setiap kali atau pastikan bahwa pembuat tato tidak menggunakan jarum yang sudah pernah dipakai. Pastikan untuk membeli jarum dari sumber yang terpercaya. Jangan pernah menggunakan kembali atau berbagi apa pun yang digunakan untuk mempersiapkan obat-obatan, termasuk air (karena dapat terkontaminasi darah yang terinfeksi HIV). Setelah penggunaan, buanglah jarum dengan aman, dengan meletakkannya di dalam botol tertutup, sebaiknya botol yang tidak bisa didaur ulang atau tidak bernilai jika dipungut.

  1. Lakukan Pemeriksaan Rutin.

Mencegah virus HIV dengan lakukan pemeriksaan rutin. Pemeriksaan adalah satu-satunya cara untuk memastikan kondisi kesehatan Anda. Saat Anda diperiksa, kemungkinan besar sampel yang diambil adalah darah, walaupun urin dan cairan swab juga digunakan. Hasilnya akan diketahui beberapa hari kemudian atau cepat hanya sekitar 20 menit, bergantung lokasi dan waktu pemeriksaan. Jika hasil pemeriksaan menyatakan HIV+, artinya dalam tubuh Anda ada virus ini, dan Anda harus menerima perawatan sesegera mungkin.

Itulah beberapa untuk mencegah virus HIV. Terima kasih telah membaca artikel mengenai mencegah virus HIV. Semoga informasi mengenai mencegah virus HIV diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Mencegah Virus HIV

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*