HIV Stadium Awal

HIV Stadium Awal

 

HIV Stadium Awal, HIV adalah singkatan untuk Human Immunodeficiency virus, yaitu virus golongan Retrovirus yang dapat merusak sistim kekebalan tubuh khususnya sel CD-4, yaitu sejenis sel limfosit yang berperan melindungi tubuh dari serangan bakteri, virus, jamur serta pertumbuhan sel kanker. Sedangkan AIDS adalah singkatan untuk Acquired Immuno Deficiency Syndrome, yaitu kumpulan gejala sebagai dampak melemahnya sistem kekebalan tubuh akibat infeksi HIV dan bukan akibat faktor turunan.

HIV Stadium Awal

HIV Stadium Awal

HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Ada empat stadium yang dilalui HIV menuju AIDS Pada stadium penyakit HIV pertama, HIV atau masa jendela, rata-rata memakan waktu 2-3 bulan pertama masuknya virus ke dalam tubuh seseorang. Pada masa ini, orang yang HIV masih beraktivitas normal karena pada biasanya tanpa gejala. Ciri-ciri HIV stadium awal ini disebut dengan Acute Retroviral Syndrom (ARS).

Ciri-Ciri HIV Stadium Awal

Berikut ciri-ciri penderita HIV stadium awal, antara lain :

  1. Diawali Dengan Suhu Tubuh Yang Meningkat

Saat terkena HIV, awalnya Anda akan mengalami demam yang ringan sebagai respon tubuh Anda terhadap virus asing yang sedang menggandakan diri dan berkembang biak dalam tubuh Anda. Pada saat ini virus IV mulai masuk ke dalam aliran darah penderitanya, HIV stadium awal. Pada tahap awal ini seseorang yang mengidap HIV tidak akan mampu mengetahui secara langsung bahwa ia telah mengidap HIV karena demam adalah sakit normal yang bisa dialami oleh siapa saja.

  1. Nyeri Sendi

Nyeri sendi akan terasa setelah mengalami demam ringan. Nyeri sendi ini diakibatkan oleh kelenjar geta bening yang ada di bawah leher, ketiak dan juga pangkal paha. Gejala ini hampir sama dengan gejala yang dialami oleh penderita hepatitis, flu atau sifilis. Pada tahap ini pun seseorang yang tidak mengetahui banyak mengenai ciri-ciri HIV stadium awal hanya akan mengabaikannya dan menganggapnya nyeri sendi biasa.

  1. Sistem Kekebalan Tubuh Mulai Bermasalah

Pada tahap ini virus HIV sudah mulai memainkan perannya dalam tubuh dan meruntuhkan sistem kekebalan tubuh Anda. Anda mulai merasa lelah yang berlebihan, lemas, lesu dan bahkan mengalami sesak napas karena aliran oksigen tidak dapat beredar dengan lancar ke seluruh tubuh Anda. Pada tahap ini baik Anda maupun orang di sekitar Anda baru akan merasa ada yang tidak benar sedang terjadi dalam tubuh Anda.

  1. Muncul Bercak-Bercak Merah

Kemunculan bercak merah di kulit merupakan ciri selanjutnya. Terutama apabila Anda tidak memiliki riwayat alergi dan semacamnya, maka Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.

  1. Mengalami Diare

Selain itu, penderita HIV stadium awal biasanya juga mengalami diare yang terus menerus dan juga dibarengi dengan mual dan muntah-muntah. Anda juga akan mengalami batuk-batuk yang disertai dengan turunnya berat badan.

  1. Infeksi Pada Mulut

Jika Anda perhatikan maka biasanya penderita HIV stadium awal pada bagian mulutnya mengalami infeksi sehingga mengalami kesulitan saat akan mengunyah makanan dan menelan makanan.

HIV menyerang sistem kekebalan tubuh bila penanganannya tidak segera berisiko kematian akibat berbagai penyakit dan kanker dari virus tersebut.

Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan, jika masih distadium awal dapat dibantu dengan obat antiretroviral (ARV). Obat ini dapat menekan pertumbuhan virus HIV/AIDS sehingga jumlahnya dapat diminimalkan bahkan bisa sampai nol atau tidak terdeteksi.

HIV Stadium Awal

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*