HIV Dan AIDS Waspadai Tandanya – Distributor Obat Herbal HIV AIDS di Kediri WA/SMS 0812 9127 3879

Sering banget HIV & AIDS di tulisdan disebut sebagai satu istilah. Namun sebenarnya HIV dan AIDS memiliki arti yg berbeda. HIV merupakan singkatan dari “Human Immunodeficiency Virus”. Virus ini merupakan virus yang dapat menimbulkan AIDS. Jika seseorang terinfeksi HIV, orang itu bakal dikatakan sbg HIV positif.

https://www.youtube.com/watch?v=DjlXr-gCpnU

HIV menyerang sistem imune, yang mana merupakan pertahanan tubuh dari penyakit. Kalau sistem kekebalan tubuh seseorangtelah dirusak oleh virus, maka bakal mencetuskan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Ini artinya mereka bakal mendapatkan infeksi dan penyakit yang mana tubuh mereka biasanya bisa melawan. Terdiagnosa menderita HIV tidak berarti seseorang mendapatkan AIDS atau orang tersebut akan meninggal.

Perawatan bakal memperlambat kerusakan pada sistem imune jadi orang dg HIV bisa tetap baik, hidup sehat dan memuaskan.

Gimana Cara Penyebaran HIV & AIDS ?

HIV terdapat dalam cairan tubuh diantaranya, darah, sperma (air mani), cairan vagina & air susu ibu. HIV cuma ditularkan apabila cairan tubuh seseorang HIV positif masuk ke dalam aliran darah orang lain.

HIV cuma dapat ditularkan melalui :

  • Seks tanpa pengaman (seks tanpa kondom)
  • Pemakaian bersama jarum & peralatan lain buat menyuntik obat.
  • Tindik / tattoo yg tidak higenis.
  • Ibu dan anak selama masa kehamilan, persalinan & menyusui.
  • Transfusi darah / produk darah di beberapa negara lain. Di Australia, transfusi darah & produk darah termasuk aman.

HIV tidak bisa ditularkan melalui:

  • Batuk
  • Bersin
  • Meludah
  • Berciuman
  • Menangis (air mata)
  • Alat-alat makan dan piring
  • Seprei dan sarung bantal
  • Toilet dan kamar mandi
  • Melalui kontak sosial biasa.
  • Serangga, seperti nyamuk misalnya.

Mereka yg terinfeksi HIV dapat tetap sehat bertahun-tahun tanpa ada tanda fisik / tanda infeksi. Mereka yang terinfeksi virus tersebut tetapi tanpa gejala merupakan ‘HIV-positif’ / memiliki ‘penyakit HIV tanpa gejala.

Kalau ciri-ciri mulai muncul, orang disebut memiliki ‘infeksi HIV bergejala’ atau ‘penyakit HIV lanjutan’. Saat tingkat ini seseorang kemungkinan besar akan menyebarkan infeksi oportunistik. ‘AIDS’ adalah definisi yg diberikan kepada orang terinfeksi HIV yg masuk pada stadium infeksi berat.

AIDS didefinisi sbg :

  • Jumlah sel CD4 di bawah 200; dan/atau
  • Terjadinya satu atau lebih infeksi oportunistik tertentu

Istilah AIDS terutama dipakai buat kepentingan kesehatan masyarakat, sbg patokan untuk laporan kasus. Sekali kita dianggap AIDS, berdasarkan tanda atau status kekebalan, kita dimasukkan pada statistik sebagai kasus, dan status ini tidak diganti walaupun kita sudah sehat kembali. Karena itulah, istilah AIDS tidak penting buat kita sebagai individu.

Penyebab HIV Dan AIDS

Orang terinfeksi HIV (atau disebut Odha) yg mempunyai semakin banyak informasi, dukungan dan perawatan medis yang baik dari tahap awal penyakitnya bakal lebih berhasil menangani infeksinya. Terapi antiretroviral (ART) yg sekarang makin terjangkau dapat memperlambat kecepatan penggandaan HIV; obat lain bisa mencegah atau menyembuhkan infeksi yang disebabkan HIV.

HIV agak susah menular dan tidak menular setiap kali terjadi peristiwa berisiko yang melibatkan orang terinfeksi HIV. Misalnya, walau sangat berbeda-beda, rata-rata cuma bakal terjadi 1 penularan HIV dari pria yang terinfeksi pada perempuan yg tidak terinfeksi dalam 500 kali berhubungan seks vagina. Namun penularan satu kali itu bisa terjadi pada saat pertama.

This entry was posted in Obat HIV and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*