HIV Dan AIDS Pada Pria

HIV Dan AIDS Pada Pria

HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. HIV sendiri adalah virus yang jika menginfeksi dapat menyebabkan menurunnya kemampuan dalam melawan infeksi virus, bakteri, jamur, parasit yang masuk ke dalam tubuh. Virus penyakit HIV bekerja dengan cara menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini juga menyebabkan penderitanya rentan terhadap serangan kanker karena menurunnya kekebalan tubuh.

HIV Dan AIDS Pada Pria

HIV Dan AIDS Pada Pria

Penyakit HIV bukan penyakit yang langsung menimbulkan reaksi sakit pada seseorang. Akan tetapi penyakit HIV ini akan terasa jika sudah lama menderita akan tetapi tidak segera ditangani. Penyakit HIV merupakan penyakit yang masih belum ada pengobatannya secara medis sampai sekarang ini, sehingga cukup membahayakan dan menghawatirkan penderita penyakit HIV. Tetapi dengan penelitian dan penemuan baru sehingga ada untuk pengobatan dan penyembuhan obat herbal penyakit HIV. Dan para penderita jangan terlalu khawatir dengan mengidap penyakit HIV tersebut karena saaat ini ada penemuan baru obat herbal penyakit HIV.

Penularan Penyakit HIV

Semua cairan tubuh penyandang HIV mengandung virus HIV, tetapi yang menjadi media penular adalah: darah, air mani dan cairan vagina. Pada hakekatnya infeksi HIV dapat melalui luka, membran mukosa/selaput lendir dan aliran darah/pembuluh darah. Beberapa aktifitas yang dapat menularkan penyakit HIV antara lain:

  • Hubungan seksual yang tidak aman dengan orang yang telah terinfeksi HIV.
  • Penggunaan jarum suntik, tindik, tatto secara bersama-sama tanpa disterilkan dan sebelumnya telah dipakai oleh orang yang telah terinfeksi HIV.
  • Transfusi darah yang telah tercemar HIV.
  • Ibu hamil yang terinfeksi HIV dapat menularkan pada anak yang dikandungnya.

Untuk sampai pada fase penyakit AIDS seseorang yang telah terinfeksi HIV akan melewati beberapa fase:

  1. Fase Pertama

Orang telah terinfeksi penyakit HIV, tetapi tanda-tanda infeksi belum tampak walau melalui tes darah sekalipun. Karena pada fase ini sistem antibody terhadap HIV belum terbentuk, tetapi dapat menularkan pada orang lain. Fase ini disebut juga window period dan berlangsung 1-6 bulan.

  1. Fase Kedua

Walaupun tidak menunjukkan tanda-tanda sakit, melalui tes darah menunjukkan positif HIV dan dapat menulari orang lain. Fase ini berlangsung lebih lama yaitu antara 2-10 tahun.

  1. Fase Ketiga

Kekebalan tubuh mulai berkurang dan mulai timbul gejala-gejala penyakit yang berkaitan dengan infeksi HIV antara lain: keringat berlebihan diwaktu malam, diare terus-menerus, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, flu tidak sembuh-sembuh, nafsu makan berkurang, lemah, berat badan terus berkurang.

  1. Fase Keempat

Pada fase ini telah dapat didiagnosa sebagai AIDS karena kekebalan tubuh sangat berkurang dan timbul penyakit tertentu yang disebut dengan infeksi oportunistik antara lain:

  • Kanker kulit yang disebut sarkoma kaposi.
  • Radang saluran pernafasan dan paru-paru, menyebabkan kesulitan bernafas. TBC pada umumnya diderita pengidap aids.
  • Infeksi usus dan diare parah.
  • Infeksi otak yang menyebabkan sakit kepala dan kekacauan mental.
  • Kematian penyandang HIV disebabkan oleh penyakit-penyakit yang menyerangnya, tubuh tak mampu lagi melawannya karena daya tahan tubuh menjadi sangat lemah.

Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit HIV AIDS berbahaya ini adalah dengan menghindari seks bebas, tidak menerima tranfusi darah dari orang yang mengidap penyakit HIV, mneghindari penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan bagi wanita yang mengidap penyakit HIV disarankan untuk tidak hamil karna dapat menularkan virus kepada janin yang dikandungnya. Jika ingin hamil, sebaiknya mereka selalu berkonsultasi dengan dokter.

Solusi Mengatasi Penyakit HIV AIDS Dengan S-Lutena Suplemen Kesehatan No. 1 Dari Jepang

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

obat hivS.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit.

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

HIV Dan AIDS Pada Pria

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*