HIV AIDS Pencegahannya !

HIV AIDS Pencegahannya !

 

Penyakit HIV AIDS adalah salah satu penyakit menular seksual yang paling ditakuti saat ini. HIV merupakan penyakit yang hingga kini dianggap pembunuh nomor satu dalam dunia kesehatan.

HIV AIDS Pencegahannya !

HIV AIDS Pencegahannya !

HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus mampu bertahan hidup dalam tubuh di tahun-tahun awal tanpa menunjukkan gejala sama sekali sampai akhirnya tubuh penderita tiba-tiab saja menjadi sangat lemah dan akhirnya menderita AIDS.

Pada setiap tahunnya sebanyak 8 hingga 10 juta orang lebih telah terinfeksi secara positif penyakit HIV AIDS dan 2 juta orang lebih ODHA meninggal per tahun. Jumlah ini bukan yang sebenarnya mengingat fenomena gunung es dimana jumlah penderita penyakit HIV AIDS yang sebenarnya jauh lebih besar dari yang tercatat.

Dengan angka yang sangat besar tersebut maka wajar saja jika HIV/AIDS dianggap sebagai momok yang paling ditakuti banyak orang mengingat hingga kini masih belum ditemukan obat yang dapat mengatasi dan mengobati HIV/AIDS secara signifikan. Yang dapat kita lakukan adalah melakukan usaha-usaha pencegahan penularan penyakit HIV AIDS.

HIV (Human Immunodeviciency Virus) adalah jenis virus yang melakukan penularan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), yaitu sebuah penyakit yang secara perlahan akan merusak kekebalan tubuh seseorang sehingga seseorang yang terjangkiti HIV AIDS akan mudah terinfeksi, dan sakit yang tak kunjung sembuh.

Untuk menghindari penularan penyakit HIV AIDS kita dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Menghindari Kontak Dengan Darah Yang Terinfeksi HIV AIDS

Cara yang paling umum untuk menularkan HIV AIDS adalah melalui kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi penyakit HIV. Transfusi, atau kontak dengan luka, dapat menyebabkan virus menyebar dari satu orang ke orang lain. Transmisi dengan darah dapat dengan mudah dihindari melalui tes darah dan menghindari kontak dengan luka jika seseorang positif terinfeksi penyakit HIV AIDS, jika Anda harus berurusan dengan luka dari pengidap HIV AIDS, pastikan untuk memakai pakaian pelindung seperti sarung tangan karet.

  1. Berhati-Hati Dengan Penggunaan Jarum Suntik Dan Peralatan Bedah

Jarum suntik dan peralatan Bedah Obat infus, jarum suntik dan peralatan tato dapat menjadi sumber infeksi HIV. Jarum tato senjata,, dan pisau cukur adalah alat yang berpaparan langsung dengan darah orang yang terinfeksi. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika menggunakan jarum dan peralatan bedah:

  • Jangan menggunakan kembali Alat suntik sekali pakai.
  • Bersihkan dan cuci peralatan bedah sebelum menggunakannya.
  • Jika Anda ingin tato, pastikan itu dilakukan oleh sebuah toko tato bersih dan sanitasi.
  • Hindari penggunaan obat-obat terlarang dan zat yang dikendalikan intravena.
  1. Hindari Seks Bebas

Penyakit HIV AIDS yang lebih lazim untuk orang dengan banyak pasangan seksual. Jika Anda hanya memiliki satu pasangan seksual, Anda secara dramatis dapat meminimalkan kemungkinan tertular HIV atau mendapatkan AIDS. Namun itu tidak berarti bahwa Anda dapat berhenti menggunakan kondom, Anda masih harus melakukan seks dilindungi bahkan jika Anda setia pada pasangan seksual Anda.

  1. Hindari Pemakaian Barang Pribadi Bersama

Hindari pemakaian bersama atau meminjamkan barang pribadi kepada orang lain, seperti pisau cukur atau sikat gigi dengan siapapun. Itu karena barang-barang pribadi Anda bisa membuat bercak darah dan berbagi item ini dengan orang baru yang mana ini bisa mengakibatkan penularan darah dan menempatkan Anda pada risiko terkena infeksi.

  1. Lakukan Pemeriksaan Diri Secara Teratur

Menguji secara teratur status penyakit HIV AIDS Anda bisa membantu mencegah menularkan infeksi tersebut. Di samping itu, tes ini juga mudah dan laporannya bisa tersedia dalam beberapa hari atau kurang lebih 20 menit setelah pemeriksaan.

Tanpa pengobatan, orang dengan sistem kekebalan yang terserang HIV akan menurun drastis. Dan mereka cenderung menderita penyakit yang membahayakan nyawa seperti kanker. Hal ini dikenal sebagai HIV stadium akhir atau AIDS.

Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman lebih jauh mengenai penyakit HIV AIDS dan mengingkatkan kewaspadaan serta pencegahan.

HIV AIDS Pencegahannya !

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*