Gejala HIV Positif

Gejala HIV Positif

 

Gejala HIV Positif, HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. HIV sendiri adalah virus yang jika menginfeksi dapat menyebabkan menurunnya kemampuan dalam melawan infeksi virus, bakteri, jamur, parasit yang masuk ke dalam tubuh. Virus HIV bekerja dengan cara menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini juga menyebabkan penderitanya rentan terhadap serangan kanker karena menurunnya kekebalan tubuh.

Gejala HIV Positif

Gejala HIV Positif

Dalam satu-dua bulan setelah HIV masuk ke dalam tubuh, 40-90 persen penderitanya mengalami sejumlah gejala umum yang disebut ARS (Acute Retroviral Syndrome). Namun terkadang, kata pakar kesehatan Michael Horberg, gejala itu tak tampak selama beberapa tahun, bahkan sepuluh tahun, setelah terinfeksi HIV. Berikut adalah enam belas gejala HIV positif yang menunjukkan Anda mungkin telah terserang HIV, antara lain :

  1. Demam

Demam ringan mencapai 39 derajat Celcius menjadi salah satu gejala HIV positif awal menderita ARS. Umumnya, demam disertai dengan kelelahan, pembengkakan pada kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan.

  1. Kelelahan

Respon inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh dapat menyebabkan lelah dan lesu. Tanda ini juga menjadi tanda awal dan dari tanda lanjutan gejala HIV postif.

  1. Pegal, Nyeri Otot Dan Sendi

Gejala HIV positif seperti pegal, nyeri otot dan sendi. Banyak gejala penyakit yang mirip bahkan sama, termasuk nyeri pada persendian dan nyeri otot, serta pembengkakan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening bagian dari sistem kekebalan tubuh yang cenderung akan meradang bila ada infeksi. Kelenjar getah bening berada di pangkal paha leher ketiak, dan lain-lain.

  1. Sakit Tenggorokan Dan Sakit Kepala

Sakit tenggorokan dan sakit kepala menjadi gejala ARS. Dr. Horberg mengatakan, melakukan tes HIV dianjurkan pada mereka yang memiliki risiko tinggi terkena HIV. Pasalnya, HIV bisa menular pada tahap awal.

  1. Ruam Kulit

Penderita HIV-AIDS akan mengalami terjadinya perubahan pada kulit. Ruam kulit menjadi tanda awal atau tanda lanjut dari gejala HIV positif.

  1. Mual, Muntah Dan Diare

Sebanyak 30-60 persen penderita HIV mengalami gejala HIV positif ini. Pengidap HIV biasanya mengalami diare terus-menerus, namun tidak demikian pada penderita yang kekebalan tubuhnya kuat sejak semula.

  1. Penurunan Berat Badan

Jika Anda mulai kehilangan berat badan, itu adalah tanda sistem kekebalan tubuh Anda sudah terserang. Menurut pakar kesehatan, dr.Malvestutto, gejala HIV positid umumnya adalah berat badan yang menurun signifikan meski sudah banyak makan.

  1. Batuk Kering

Waspadalah jika batuk tak kunjung sembuh. Batuk kering dapat berlangsung selama satu tahun dan akan terus semakin parah menjadi tanda gejala HIV positif.

  1. Pneumonia

Pneumonia merupakan salah satu infeksi oportunistik, sedangkan yang lainnya termasuk toksoplasmosis, infeksi parasit yang mempengaruhi otak, cytomegalovirus, dan infeksi jamur di rongga mulut.

  1. Keringat Malam

Tahap awal infeksi, setengah dari orang yang terinfeksi HIV akan berkeringat di malam hari. Bahkan, penderita akan mengeluarkan keringat ketika tidak melakukan aktivitas fisik apapun.

  1. Perubahan Pada Kuku

Perubahan kuku seperti membelah, penebalan, kuku yang melengkung atau perubahan warna menjadi tanda infeksi HIV tingkat akhir. Penderita akan mengalami perubahan warna kuku hitam atau coklat berupa garis vertikal maupun horizontal. Seringkali hal tersebut disebabkan infeksi jamur, seperti kandida.

  1. Infeksi Jamur

Penderita akan mengalami gejala HIV positif seperti infeksi jamur yang disebabkan oleh jenis jamur candida. Umumnya, infeksi yang terjadi adalah thrush dan infeksi mulut. Candida cenderung muncul di rongga mulut atau kerongkongan, sehingga akan sulit untuk menelan.

  1. Kebingungan Atau Kesulitan Berkonsentrasi

Kebingungan atau sulit berkonsentrasi biasanya terjadi lambat. Ini juga menjadi tanda demensia terkait gejala HIV positif. Selain itu, demensia terkait AIDS juga melibatkan masalah memori dan masalah perilaku seperti marah atau mudah tersinggung. Perubahan motorik seperti menjadi ceroboh dan kurangnya koordinasi juga akan terpengaruh.

  1. Herpes Mulut Dan Herpes Kelamin

Herpes mulut dan herpes kelamin dapat menjadi tanda gejala HIV positif dan stadium infeksi HIV. Bahkan, herpes bisa menularkan HIV. Pasalnya, herpes kelamin bisa menyebabkan luka yang memudahkan virus HIV masuk ke dalam tubuh saat hubungan seksual.

  1. Kesemutan Dan Kelemahan

Gejala HIV positif juga bisa menyebabkan kesemutan di tangan dan kaki hingga mati rasa. Hal tersebut menunjukkan kerusakan pada saraf.

  1. Ketidakteraturan Menstruasi

Infeksi HIV tahap lanjut menyebabkan ketidakteraturan menstruasi, seperti periode yang lebih sedikit dan lebih jarang. Hal tersebut disebabkan oleh terjadinya penurunan berat badan dan kesehatan yang semakin memburuk.

Saat ini penyakit HIV AIDS termasuk adalah penyakit yang berbahaya karna bisa menimbulkan kematian, selain itu susahnya untuk mengobati penyakit HIV ini. Sebenarnya penyakit HIV AIDS ini masih bisa dicegah, namun karna kurangnya penyuluhan dan kepedulian masyarakat mengenai penyakit HIV membuat berkembang. Penyakit HIV termasuk sebagai penyakit menular. Cara penularan virus HIV bisa melalui tranfusi darah dan pemakaian jarum suntik yang digunakan bergantian maupun tidak steril, gejala HIV positif.

Gejala HIV Positif

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*