Gejala Awal HIV Pada Wanita

Gejala Awal HIV Pada Wanita

 

HIV hingga kini masih menjadi penyakit yang sangat menakutkan. Bukan tanpa alasan, hal ini disebabkan oleh belum ditemukannya obat dan vaksin yang mampu menyembuhkan atau mencegah virus ini. Yang lebih menakutkan lagi, berbagai faktor resiko dapat meningkatkan kesempatan pada siapapun terinfeksi virus yang disebut human immunodeficiency virus (HIV). Orang yang terinfeksi HIV AIDS belum tentu menderita AIDS, tergantung tingkat imunitas orang tersebut.

Gejala Awal HIV Pada Wanita

Gejala Awal HIV Pada Wanita

HIV AIDS merupakan penyakit menakutkan ini masih salah satu penyebab utama kematian di antara laki-laki dan perempuan dan berkembang dan negara maju. Virus HIV pada wanita mungkin ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui darah, alat kelamin, cairan ASI yang terinfeksi dan darah, sperma pria yang terinfeksi. Penularan virus HIV pada wanita ini dapat terjadi selama transfusi darah, hubungan seks tanpa alat pengaman atau dapat ditularkan melalui jarum suntik. selama kehamilan dan menyusui, seorang wanita yang terinfeksi kemungkinan akan menularkan virus ke anak.

Gejala Awal HIV Pada Wanita

Gejala Awal HIV pada wanita pada dasarnya hampir sama dengan gejala HIV pada pria. Namun gejala HIV ini perlu dibahas spesifik terhadap wanita sebab seringkali mereka tidak menyadari bahwa dirinya telah tertular virus HIV. Penyebab wanita bisa terkena HIV AIDS yang paling umum adalah hubungan seksual bebas atau pasangan yang memiliki pola hubungan seksual bebas. Biasanya wanita menjadi korban, sehingga sangat rentan depresi. Berikut ini beberapa Gejala Awal HIV Pada Wanita yang bisa dikenali :

  1. Demam Parah

Wanita yang mengalami infeksi HIV AIDS akan lebih sering terserang demam. Demam bisa muncul tiba-tiba atau beserta dengan gejala lain. Suhu yang paling dianggap ringan adalah sekitar 38 derajat Celcius. Demam juga bisa terjadi dengan keringat dingin pada malam hari. Terkadang banyak penderita yang tidak memperhatikan demam karena penyebab yang sulit untuk ditemukan. Gejala Awal HIV Pada Wanita

  1. Masalah Kesehatan Kulit

Masalah kesehatan kulit sangat rentan untuk wanita yang menderita HIV AIDS. Kondisi ini disebabkan karena kulit mudah terkena jenis penyakit kulit seperti akibat iritasi dan jamur. Beberapa Gejala Awal HIV Pada Wanita yang paling sering terjadi misalnya munculnya ruam dan bercak pada bagian ketiak, anus, kelamin, mulut dan pergelangan kaki atau tangan. Ruam bisa berkembang menjadi benjolan dan kulit menjadi lebih mudah terluka. Gejala Awal HIV Pada Wanita

  1. Flu Berat

Setelah dua minggu virus masuk ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan kondisi tubuh wanita mengalami berbagai serangan asimtomatik. Berbagai jenis gejala flu bisa terjadi dengan mudah dan bahkan bisa berlangsung secara tiba-tiba. Gejala Awal HIV Pada Wanita yang paling mudah dikenali adalah seperti flu ringan, demam, sakit kepala, tubuh lemah, bersin dan batuk ringan. Gejala awal HIV pada wanita ini akan segera hilang setelah virus benar-benar masuk ke dalam tubuh namun sebenarnya virus berkembang dan siap menyerang sel darah putih. Gejala Awal HIV Pada Wanita

  1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Semua orang memiliki kelenjar getah bening yang memang memiliki manfaat yang sangat penting bagi kesehatan. Kelanjar getah bening terletak di bagian leher, ketiak, selangkangan dan belakang kepala. Kelanjar getah bening berfungsi untuk menyerang infeksi yang masuk ke dalam tubuh. Ketika virus HIV sudah menyebar kedalam tubuh maka membuat kelenjar getah bening bekerja sangat keras. Hal ini akan menyebabkan kelenjar getah bening membengkak selama beberapa bulan. Perawatan sesuai kondisi tubuh sangat diperlukan. Gejala Awal HIV Pada Wanita

  1. Penyakit Infeksi

HIV AIDS memang akan membuat sistem kekebalan tubuh terus melemah. Kondisi ini akan membuat tubuh sangat rentan terhadap serangan infeksi dari bakteri, kuman dan virus lain. Tidak ada yang bisa mencegah infeksi yang muncul pada tubuh penderita HIV AIDS. Tindakan menjaga kebersihan dan pola makan yang baik bisa membuat infeksi tidak mudah menyerang tubuh. Berikut ini jenis infeksi yang bisa terjadi pada tubuh :

  • Infeksi paru-paru atau pneumonia
  • TBC Gejala Awal HIV Pada Wanita
  • Hepatitis C
  • Infeksi ginjal
  • Infeksi saluran kemih Gejala Awal HIV Pada Wanita
  • Infeksi pencernaan
  • Infeksi otak
  • Infeksi kulit Gejala Awal HIV Pada Wanita
  1. Penyakit Gangguan Reproduksi

Wanita yang menderita HIV AIDS juga sangat rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi. Penyebabnya bisa sangat beragam sesuai dengan masalah yang terjadi. Berbagai masalah ini bisa muncul pada tahap awal, pertengahan hingga akhir. Bahkan penyakit ini bisa menjadi salah satu penyebab komplikasi berat pada tahap akhir AIDS. Beberapa masalah yang sering terjadi adalah seperti :

  • Siklus menstruasi yang tidak teratur karena masalah sel telur dan produksi hormon yang tidak seimbang
  • Infeksi bakteri yang menyerang pada bagian vagina dan organ reproduksi dalam
  • Infeksi penyakit menular seksual yang bisa disebabkan karena klamidia, gonore dan HPV
  • Kanker serviks yang bisa disebabkan karena HPV
  • Berbagai jenis penyakit radang panggul
  1. Gejala Lanjutan yang Parah

Setelah HIV berkembang menjadi AIDS maka tubuh akan memperlihatkan berbagai jenis gejala lanjutan. Beberapa Gejala Awal HIV Pada Wanita yang paling sering terjadi adalah seperti :

  • Diare
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Tubuh lelah
  • Batuk kronis
  • Sesak nafas
  • Tidak bisa menelan
  • Nyeri sendi Gejala Awal HIV Pada Wanita

Di samping mengetahui gejala awal HIV pada wanita seperti yang telah dipaparkan di atas, hal yang sangat penting adalah langkah pencegahan agar terhindar dari virus HIV. Langkah pencegahan tersebut antara lain yaitu dengan dengan menghindari perilaku berganti-ganti pasangan, setia kepada pasangannya masing-masing, menjauhi narkoba, dan jika melakukan tranfusi darah pastikan bahwa darah yang diterima bebas dari virus HIV dengan alat tranfusi yang steril. Gejala Awal HIV Pada Wanita

Selain itu juga penting melakukan tes/skrining HIV untuk calon pengantin dan ibu hamil muda. Hal ini ditujukan agar setiap wanita hamil maupun calon wanita hamil apabila menderita HIV dapat terdeteksi secara dini sehingga dapat memperkecil risiko penularan penyakit HIV dari ibu kepada bayinya. Sosialisasi tentang bahaya HIV/Aids dan cara pencegahannya harus terus digalakkan mengingat kasus penyakit ini terus meningkat dan merupakan ancaman terhadap kesehatan masyarakat baik di Indonesia maupun di dunia.

Gejala Awal HIV Pada Wanita

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*