HIV AIDS Dan Solusinya

HIV AIDS Dan Solusinya

 

HIV AIDS adalah Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga menjadikan tubuhnya menjadi lemah dalam melawan infeksi virus/bakteri lainnya. Sistem imun yang melemah dapat menyebabkan tidak adanya perlawanan tubuh ketika terserang infeksi dari bakteri/virus lainnya, sehingga tingkat defisiensi sudah tidak mampu lagi menangkalnya.

HIV AIDS Dan Solusinya

HIV AIDS Dan Solusinya

HIV AIDS adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus. Segala penyakit yang disebabkan virus ataupun infeksi seringkali berkaitan dengan daya tahan tubuh seseorang. Pada jenis penyakit virus biasa, dengan daya tahan yang lemah virus akan lebih mudah menyerang. Tetapi bila daya tahan tubuh kita bagus, maka akan mengalami kesulitan dalam melakukan penyerangan terhadap tubuh.

Tidak demikian dengan penyakit HIV AIDS ini. Justru HIV ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Sehingga bila telah berjangkit pada seseorang maka daya tahan tubuh seseorang dari hari ke hari akan semakin menurun. Sehingga efek dari virus penyebab penyakit HIV AIDS ini seseorang akan mudah terkena infeksi. Bila tidak terdeteksi dari awal, justru penyakit HIV AIDS ini akan dikenali dan bisa dideteksi bila seseorang mudah terkena infeksi tambahan. Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia.

Gejala Penyakit HIV AIDS

Pada tahap awal infeksi HIV, gejala yang paling umum pun tidak ada. Karena gejala awalnya tidak ada, orang-orang yang berisiko tersebut kadang tidak tahu tubuhnya sudah dimasuki virus HIV. Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah.

Berikut adalah gejala penyakit HIV AIDS yang harus Anda ketahui :

  • Demam
  • Kelelahan
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sakit tenggorokan dan sakit kepala
  • Ruam pada kulit
  • Mual, muntah, dan diare

Saat ini penyakit HIV AIDS termasuk dalah penyakit yang berbahaya karna bisa menimbulkan kematian, selain itu susahnya untuk mengobati penyakit HIV ini. Sebenarnya penyakit HIV AIDS ini masih bisa dicegah, namun karna kurangnya penyuluhan dan kepedulian masyarakat mengenai penyakit HIV membuat berkembang. Penyakit HIV termasuk sebagai penyakit menular. Cara penularan virus HIV bisa melalui tranfusi darah dan pemakaian jarum suntik yang digunakan bergantian maupun tidak steril.

Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit HIV AIDS berbahaya ini adalah dengan menghindari seks bebas, tidak menerima tranfusi darah dari orang yang mengidap penyakit HIV, mneghindari penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan bagi wanita yang mengidap penyakit HIV AIDS disarankan untuk tidak hamil karna dapat menularkan virus kepada janin yang dikandungnya. Jika ingin hamil, sebaiknya mereka selalu berkonsultasi dengan dokter.

Solusi Mengatasi Penyakit HIV AIDS Dengan S-Lutena Suplemen Kesehatan No. 1 Dari Jepang

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

obat hivS.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

HIV AIDS Dan Solusinya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Penyakit HIV AIDS

Penyebab Penyakit HIV AIDS

 

Penyebab Penyakit HIV AIDS, Penyakit HIV AIDS adalah penyakit yang disebabkan oleh suatu virus yang biasanya ditularkan dari satu orang kepada orang lain melalui kontak seksual. Virus HIV AIDS yang telah masuk ke dalam tubuh seseorang tidak akan menimbulkan gejala-gejala yang terlihat secara fisik sehingga penderitanya terlihat normal seperti tidak sedang terkena penyakit. Namun, perlu diwaspadai, walaupun drai luar penderita HIV tampak normal-normal saja, tetapi dia dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain dalam berbagai cara yang mungkin juga tidak disadari oleh penderita itu.

Penyebab Penyakit HIV AIDS

Penyebab Penyakit HIV AIDS

Pada tahap awal infeksi HIV, gejala yang paling umum pun tidak ada. Karena gejala awalnya tidak ada, orang-orang yang berisiko tersebut kadang tidak tahu tubuhnya sudah dimasuki virus HIV. Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah.

Berikut adalah gejala penyakit HIV AIDS yang harus Anda ketahui :

  • Demam
  • Kelelahan
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sakit tenggorokan dan sakit kepala
  • Ruam pada kulit
  • Mual, muntah, dan diare

Penyebab Penyakit HIV AIDS

Penyebab penyakit HIV adalah infeksi oleh virus HIV, yang menyerang system kekebalan tubuh sehingga sel-sel pertahanan tubuh makin lama makin banyak yang rusak. Penderita infeksi HIV menjadi sangat rentan terhadap semua bentuk infeksi. Pada tahap akhir, penderita tidak bisa tahan terhadap kuman-kuman yang secara normal bisa dilawannya dengan mudah.

Infeksi HIV ditularkan melalui hubungan badan baik vagina, anus, dan kontak dengan darah penderita HIV, seperti lewat jarum suntik, bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terinfeksi HIV, menerima transfusi darah yang terinfeksi, serta transplantasi organ tubuh.

Faktor lain penyebab penyakit HIV AIDS antara lain :

  1. Penggunaan Jarum Suntik Yang Kurang Steril

Penyebab penyakit HIV AIDS yang pertama adalah penggunaan jarum suntik. Penggunaan jarum suntik yang tidak steril bisa meningkatkan risiko seseorang terkena AIDS. Biasanya hal ini terjadi pada kalangan orang yang hobi mengonsumsi Narkoba yang terkadang sering bertukar jarum suntik.

  1. Seks Bebas Dan Seks Yang Kurang Sehat Dan Kurang Aman

Penyebab penyakit HIV AIDS lainnya adalah seks bebas. Ketika Anda berhubungan intim, upayakan untuk maenaggunakan pengaman. Sebab, virus HIV AIDS akan lebih mudah menular ketika aktivitas intim Anda tidak sehat dan tanpa pengaman. Hubungan intim yang kurang aman dan tanpa dilengkapi pelindung (Kondom) lebih riskan dibandingkan memakai Kondom alias pelindung.

  1. Penyakit Keturunan

Jika orang tua atau kaker nenek Anda memiliki riwayat penyakit AIDS maka kemungkinan besar penyakit ini akan diwariskan pada Anda, dengan kata lain Anda akan menderita penyakit yang sama (kemungkinan besar). Ini juga merupakan penyebab penyakit HIV AIDS.

Saat ini penyakit HIV AIDS termasuk dalah penyakit yang berbahaya karna bisa menimbulkan kematian, selain itu susahnya untuk mengobati penyakit HIV ini. Sebenarnya penyakit HIV AIDS ini masih bisa dicegah, namun karna kurangnya penyuluhan dan kepedulian masyarakat mengenai penyakit HIV membuat berkembang. Penyakit HIV termasuk sebagai penyakit menular. Cara penularan virus HIV bisa melalui tranfusi darah dan pemakaian jarum suntik yang digunakan bergantian maupun tidak steril.

Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit HIV AIDS berbahaya ini adalah dengan menghindari seks bebas, tidak menerima tranfusi darah dari orang yang mengidap penyakit HIV, mneghindari penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan bagi wanita yang mengidap penyakit HIV disarankan untuk tidak hamil karna dapat menularkan virus kepada janin yang dikandungnya. Jika ingin hamil, sebaiknya mereka selalu berkonsultasi dengan dokter, penyebab penyakit HIV AIDS.

Penyebab Penyakit HIV AIDS

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit HIV Sembuh

Penyakit HIV Sembuh

 

Penyakit HIV Sembuh, Penyakit HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh. Virus ini melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit. Jika sistem kekebalan tubuh seseorang telah dirusak oleh virus, maka akan mengembangkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Ini berarti mereka akan mendapatkan infeksi dan penyakit yang mana tubuh mereka biasanya bisa melawan. Didiagnosa menderita penyakit HIV bukan berarti seseorang memiliki AIDS atau mereka akan meninggal. Perawatan akan memperlambat kerusakan pada sistem kekebalan tubuh sehingga orang dengan penyakit HIV dapat tetap baik dan hidup sehat.

Penyakit HIV Sembuh

Penyakit HIV Sembuh

Penyakit HIV adalah salah satu jenis penyakit yang cara penularannya adalah memalui hubungan seksual. Dalam bahasa medisnya adalah masuk dalam golongan Penyakit Menular Seksual (PMS). Penyebab penyakit HIV adalah infeksi oleh virus HIV, yang menyerang system kekebalan tubuh sehingga sel-sel pertahanan tubuh makin lama makin banyak yang rusak. Penderita infeksi penyakit HIV menjadi sangat rentan terhadap semua bentuk infeksi. Pada tahap akhir, penderita tidak bisa tahan terhadap kuman-kuman yang secara normal bisa dilawannya dengan mudah, penyakit HIV sembuh.

Jenis Pengobatan Penyakit Hiv Dan Perawatan Apakah Yang Tersedia?

Pengobatan penyakit HIV sembuh dan perawatan yang ada terdiri dari sejumlah unsur yang berbeda, yang meliputi konseling dan tes mandiri (VCT), dukungan bagi pencegahan penularan penyakit HIV, konseling tindak lanjut, saran-saran mengenai makanan dan gizi, pengobatan IMS, pengelolaan efek nutrisi, pencegahan dan perawatan infeksi oportunistik (IOS), dan pemberian obat-obatan antiretroviral.

Apakah Obat Anti Retroviral Itu?

Obat antiretroviral digunakan dalam pengobatan infeksi HIV, penyakit HIV sembuh. Obat-obatan ini bekerja melawan infeksi itu sendiri dengan cara memperlambat reproduksi HIV dalam tubuh.

Bagaimana Cara Kerja Obat Antiretroviral Agar Penyakit HIV Sembuh?

Dalam suatu sel yang terinfeksi, HIV mereplikasi diri, yang kemudian dapat menginfeksi sel-sel lain dalam tubuh yang masih sehat. Semakin banyak sel yang diinfeksi HIV, semakin besar dampak yang ditimbulkannya terhadap kekebalan tubuh (immunodeficiency). Obat-obatan antiretroviral memperlambat replikasi sel-sel, yang berarti memperlambat penyebaran virus dalam tubuh, dengan mengganggu proses replikasi dengan berbagai cara.

  • Penghambat Nucleoside Reverse Transcriptase (NRTI)

Penyakit HIV Sembuh, HIV memerlukan enzim yang disebut reverse transcriptase untuk mereplikasi diri. Jenis obat-obatan ini memperlambat kerja reverse transcriptase dengan cara mencegah proses pengembangbiakkan materi genetik virus tersebut.

  • Penghambat Non-Nucleoside Reverse Transcriptase (NNRTI)

Penyakit HIV Sembuh, Jenis obat-obatan ini juga mengacaukan replikasi HIV dengan mengikat enzim reverse transcriptase itu sendiri. Hal ini mencegah agar enzim ini tidak bekerja dan menghentikan produksi partikel virus baru dalam sel-sel yang terinfeksi.

  • Penghambat Protease (PI)

Protease merupakan enzim pencernaan yang diperlukan dalam replikasi HIV untuk membentuk partikel-partikel virus baru. Protease memecah belah protein dan enzim dalam sel-sel yang terinfeksi, yang kemudian dapat menginfeksi sel yang lain. Penghambat protease mencegah pemecah-belahan protein dan karenanya memperlambat produksi partikel virus baru, penyakit HIV sembuh

Obat-obatan lain yang dapat menghambat siklus virus pada tahapan yang lain (seperti masuknya virus dan fusi dengan sel yang belum terinfeksi) saat ini sedang diujikan dalam percobaan-percobaan klinis.

Apakah Obat Antiretroviral Efektif ?

Penggunaan ARV dalam kombinasi tiga atau lebih obat-obatan menunjukkan dapat menurunkan jumlah kematian dan penyakit yang terkait dengan AIDS secara dramatis, penyakit HIV sembuh. Walau bukan solusi penyembuhan, kombinasi terapi ARV dapat memperpanjang hidup orang penyandang penyakit HIV- positif, membuat mereka lebih sehat, dan hidup lebih produktif dengan mengurangi varaemia (jumlah HIV dalam darah) dan meningkatkan jumlah sel-sel CD4+ (sel-sel darah putih yang penting bagi sistem kekebalan tubuh).

Supaya pengobatan antiretroviral dapat efektif untuk waktu yang lama, jenis obat-obatan antiretroviral yang berbeda perlu dikombinasikan, penyakit HIV sembuh. Inilah yang disebut sebagai terapi kombinasi. Istilah ‘Highly Active Anti-Retroviral Therapy’ (HAART) digunakan untuk menyebut kombinasi dari tiga atau lebih obat anti HIV.

Bila hanya satu obat digunakan sendirian, diketahui bahwa dalam beberapa waktu, perubahan dalam virus menjadikannya mampu mengembangkan resistensi terhadap obat tersebut. Obat tersebut akhirnya menjadi tidak efektif lagi dan virus mulai bereproduksi kembali dalam jumlah yang sama seperti sebelum dilakukan pengobatan. Bila dua atau lebih obat-obatan digunakan bersamaan, tingkat perkembangan resistensi dapat dikurangi secara substansial. Biasanya, kombinasi tersebut terdiri atas dua obat yang bekerja menghambat reverse transcriptase enzyme dan satu obat penghambat protease. Obat-obatan anti retroviral hendaknya hanya diminum di bawah pengawasan medis, penyakit HIV sembuh.

Penyakit HIV Sembuh

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala HIV AIDS Awal

Gejala HIV AIDS Awal

 

Gejala HIV AIDS Awal, HIV AIDS adalah Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga menjadikan tubuhnya menjadi lemah dalam melawan infeksi virus/bakteri lainnya. Sistem imun yang melemah dapat menyebabkan tidak adanya perlawanan tubuh ketika terserang infeksi dari bakteri/virus lainnya, sehingga tingkat defisiensi sudah tidak mampu lagi menangkalnya.

Gejala HIV AIDS Awal

Gejala HIV AIDS Awal

HIV AIDS adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus. Segala penyakit yang disebabkan virus ataupun infeksi seringkali berkaitan dengan daya tahan tubuh seseorang. Pada jenis penyakit virus biasa, dengan daya tahan yang lemah virus akan lebih mudah menyerang. Tetapi bila daya tahan tubuh kita bagus, maka akan mengalami kesulitan dalam melakukan penyerangan terhadap tubuh.

Tidak demikian dengan penyakit HIV AIDS ini. Justru HIV ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Sehingga bila telah berjangkit pada seseorang maka daya tahan tubuh seseorang dari hari ke hari akan semakin menurun. Sehingga efek dari virus penyebab penyakit HIV AIDS ini seseorang akan mudah terkena infeksi. Bila tidak terdeteksi dari awal, justru penyakit HIV AIDS ini akan dikenali dan bisa dideteksi bila seseorang mudah terkena infeksi tambahan. Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia.

Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

Berikut adalah gejala HIV AIDS yang harus Anda ketahui :

  1. Demam

Salah satu gejala paling umum dari gejala HIV AIDS adalah demam ringan, hingga 102 derajat Fahrenheit. Demam itu biasanya disertai kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan. Pada titik ini, virus bergerak masuk ke aliran darah dan mulai mereplikasi dalam jumlah besar.

  1. Kelelahan

Gejala HIV AIDS lainnya adalah Anda mulai merasa lelah akut dan lesu. Ini karena kekebalan tubuh Anda sudah mulai dikacaukan oleh HIV. Seorang penderita HIV bahkan bisa kehabisan nafas hanya karena berjalan.

  1. Nyeri Otot Dan Sendi

Gejala HIV AIDS kadang disalahartikan sebagai gejala flu, sifilis, atau hepatitis. Tak heran, karena gejalanya memang mirip, yakni nyeri pada persendia, otot, dan kelenjar getah bening yang kebanyakan berada di pangkal paha, ketik, dan leher.

  1. Sakit Tenggorokan Dan Sakit Kepala

Sakit pada tenggorokan dan kepala disebut Horberg bisa jadi bagian dari gejala anda terserang HIV. Namun untuk membuktikan gejala ini sebagai tanda Anda terkena HIV, biasanya perlu dites laboratorium terlebih dulu.

  1. Ruam Pada Kulit

Gejala HIV AIDS ini bisa datang pada awal seseorang terinfeksi HIV. Namun pada beberapa kasus, tanda ini malah muncul belakangan. Ruam pada kulit muncul jika penderita yang tidak memiliki riwayat alergi. Bentuknya bisa berupa bisul, dan tanda gatal warna merah muda pada beberapa bagian tubuh.

  1. Mual, Muntah, Dan Diare

Sebanyak 30-60 persen penderita HIV mengalami gejala ini. Pengidap HIV biasanya mengalami diare terus-menerus, namun tidak demikian pada penderita yang kekebalan tubuhnya kuat sejak semula.

  1. Berat Badan Menurun

Jika Anda mulai kehilangan berat badan, itu adalah tanda sistem kekebalan tubuh Anda sudah terserang. Menurut pakar kesehatan, dr.Malvestutto, gejala HIV yang paling umum adalah berat badan yang menurun signifikan meski sudah banyak makan.

  1. Batuk Kering

Jika batuk kering berlangsung selama satu tahun lebih dan makin parah, sedangkan obat batuk tidak bisa menyembuhkannya, patut diwaspadai Anda sudah terserang HIV.

  1. Perubahan Pada Kuku

Tanda anda terserang HIV adalah adanya perubahan pada kuku anda. Kuku biasanya mengalami penebalan dan melengkung. Bahkan pada beberapa penderita, kuku mereka berubah warna menjadi kehitaman, dengan garis coklat vertikal maupun horizontal di permukaannya.

  1. Susah Konsentrasi

Masalah kognitif bisa jadi tanda Anda telah terjangkit HIV. Gejala HIV AIDS ini biasanya muncul belakangan. Selain susah konsentrasi, penderita HIV biasanya jadi mudah marah dan tersinggung, ceroboh, susah berkoordinasi, dan mengalami kesulitan melakukan aktivitas yang berhubungan dengan syaraf motorik seperti menulis.

  1. Menstruasi Tidak Teratur

Gejala HIV AIDS lainnya pada perempuan penderita HIV, siklus menstruasi biasanya menjadi tidak teratur. Hal ini adalah ekses dari penurunan berat badan.

Sekian artikel mengenai gejala HIV AIDS. Semoga artikel mengenai gejala HIV AIDS diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Gejala HIV AIDS Awal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Stadium Penyakit HIV

Stadium Penyakit HIV

 

Stadium Penyakit HIV, HIV adalah singkatan untuk Human Immunodeficiency virus, yaitu virus golongan Retrovirus yang dapat merusak sistim kekebalan tubuh khususnya sel CD-4, yaitu sejenis sel limfosit yang berperan melindungi tubuh dari serangan bakteri, virus, jamur serta pertumbuhan sel kanker. Sedangkan AIDS adalah singkatan untuk Acquired Immuno Deficiency Syndrome, yaitu kumpulan gejala sebagai dampak melemahnya sistem kekebalan tubuh akibat infeksi HIV dan bukan akibat faktor turunan.

Stadium Penyakit HIV

Stadium Penyakit HIV

HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Ada empat stadium yang dilalui HIV menuju AIDS, antara lain :

  1. Pada stadium penyakit HIV pertama, HIV atau masa jendela, rata-rata memakan waktu 1-3 bulan bahkan bisa 6 bulan. Pada masa ini, orang yang HIV masih beraktivitas normal karena pada biasanya tanpa gejala.
  1. Stadium penyakit HIV kedua, HIV positif atau Asimptomatik. Fase ini rata-rata selama 5-10 tahun. Pada fase ini, penderita akan memiliki gejala seperti, berat badan menurun 10 persen, infeksi saluran napas, herpes zoster, kheilitis angularis, ulkus di mulut, erupsi papular pruritis, dermatitis seboroik, dan infeksi jamur di kuku.
  1. Selanjutnya stadium penyakit HIV ketiga, pembesaran kelenjar limfa. Fase ini akan memakan waktu lebih dari sebulan. Penderita akan mengalami berat badan menurun lagi lebih 10 persen, diare kronis lebih dari sebulan, demam 37,5 celcius lebih dari sebulan, kandidiasis mulut berulang, oral hairy leukoplakia, tuberkulosis paru, infeksi bakteri yang berat, peradangan mulut, ginggivitis akut, dan anemia, neutropenia, trombositopenia kronis.
  1. kemudian stadium penyakit HIV keempat, AIDS. Fase ini merupakan puncaknya. Penderita mengalami sindrom wasting HIV, pneumonia pneumocystis, infeksi herpes simpleks, kandidiasis esofagus, tuberkulosis di luar paru, sarkoma kaposi, infeksi sitomegalovirus, toksoplasmosis, infeksi mikrobakteri, ensefalopati HIV, kriptosporidiosis kronis, dan histoplamosis.

Gejala Stadium Penyakit HIV AIDS

Pada tahap awal infeksi HIV AIDS, gejala yang paling umum pun tidak ada. Karena gejala awalnya tidak ada, orang-orang yang berisiko tersebut kadang tidak tahu tubuhnya sudah dimasuki virus HIV AIDS. Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah.

Berikut adalah gejala stadium penyakit HIV AIDS yang harus Anda ketahui :

  • Demam
  • Kelelahan
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sakit tenggorokan dan sakit kepala
  • Ruam pada kulit
  • Mual, muntah, dan diare

Stadium Penyakit HIV, Saat ini penyakit HIV AIDS termasuk dalah penyakit yang berbahaya karna bisa menimbulkan kematian, selain itu susahnya untuk mengobati penyakit HIV ini. Sebenarnya penyakit HIV AIDS ini masih bisa dicegah, namun karna kurangnya penyuluhan dan kepedulian masyarakat mengenai penyakit HIV AIDS membuat berkembang. Penyakit HIV termasuk sebagai penyakit menular. Cara penularan virus HIV AIDS bisa melalui tranfusi darah dan pemakaian jarum suntik yang digunakan bergantian maupun tidak steril.

Cara Mencegah Stadium Penyakit HIV AIDS

Mekanisme penularan penyebab HIV AIDS terjadi saat berhubungan seksual, baik dengan lawan jenis ataupun sesama jenis (homo dan lesby), tukar dan saling meminjam alat suntik (jarum, semprit, kapas dan wadah untuk cairan) yang biasa dilakukan oleh pengguna narkoba, transfusi darah dan transplantasi organ yang tidak diskrining, tato, tindik, dan lebih berisiko selama kehamilan seorang ibu yang menularkan pada calon bayinya.

Pastikan agar Anda melakukan tindakan pencegahan penularan stadium penyakit HIV AIDS ini agar terhindari dari penyakit mengerikan ini:

  • Tidak berhubungan seks ataupun saling pinjam dan tukar pasangan yang pernah berhubungan dengan orang yang terinfeksi virus HIV.
  • Pastikan ketika melakukan transfusi darah steril dari paduan virus HIV.
  • Penggunaan narkoba dengan jarum suntik memudahkan virus HIV untuk menyebar.

Jika Anda ingin membuat tato atau tindik, pastikan selalu memakai jarum yang steril dan bersih. Jangan melakukan aktivitas ini di tempat sembarangan. Pastikan Anda memeriksa soal jarum yang digunakan.

Stadium Penyakit HIV

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Penyakit HIV AIDS

Mencegah Penyakit HIV AIDS

 

Mencegah Penyakit HIV AIDS, Penyakit HIV AIDS adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus. Segala penyakit yang disebabkan virus ataupun infeksi seringkali berkaitan dengan daya tahan tubuh seseorang. Pada jenis penyakit virus biasa, dengan daya tahan yang lemah virus akan lebih mudah menyerang. Tetapi bila daya tahan tubuh kita bagus, maka akan mengalami kesulitan dalam melakukan penyerangan terhadap tubuh.

Mencegah Penyakit HIV AIDS

Mencegah Penyakit HIV AIDS

Tidak demikian dengan penyakit HIV AIDS ini. Justru HIV ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Sehingga bila telah berjangkit pada seseorang maka daya tahan tubuh seseorang dari hari ke hari akan semakin menurun. Sehingga efek dari virus penyebab penyakit HIV AIDS ini seseorang akan mudah terkena infeksi. Bila tidak terdeteksi dari awal, justru penyakit HIV ini akan dikenali dan bisa dideteksi bila seseorang mudah terkena infeksi tambahan.

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

Cara-cara yang paling umum untuk terinfeksi HIV adalah berhubungan seks tanpa kondom, berbagi jarum atau alat suntik lainnya. Jika Anda terinfeksi HIV, Anda bisa menularkannya dengan cara-cara tersebut. Jika kedua pasangan terinfeksi, tetap lakukan hubungan seks yang aman. Anda bisa tertular jenis virus HIV lain yang mungkin tidak bisa dikendalikan oleh obat-obatan yang Anda konsumsi.

Cara Mencegah Penyakit HIV AIDS

Mencegah lebih baik dari pada mengobati memang sangat tepat saat membicarakan masalah AIDS sebab sampai saat ini belum juga ditemukan cara perawatan, vaksin, maupun obat-obatan yang dapat menghilangkan HIV dari dalam tubuh manusia. Oleh karenanya, mencegah penyakit HIV AIDS merupakan cara yang paling efektif untuk menghindari AIDS.

Program pencegahan penularan dan penyebaran HIV lebih dipusatkan pada pendidikan masyarakat mengenai cara-cara penularan HIV. Dengan demikian, masyarakat (terutama kelompok perilaku resiko tinggi) dapat mengubah kebiasaan hidup mereka sehingga tidak mudah terjangkit HIV. Dan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit HIV AIDS adalah sebagai berikut:

  1. Mencegah Penyakit HIV AIDS Dengan Menghindari Kontak Dengan Darah Yang Terinfeksi HIV

Cara yang paling umum untuk menularkan HIV adalah melalui kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi HIV. Transfusi, atau kontak dengan luka, dapat menyebabkan virus menyebar dari satu orang ke orang lain, Cegah penularan penyakit HIV. Transmisi dengan darah dapat dengan mudah dihindari melalui tes darah dan menghindari kontak dengan luka jika seseorang positif terinfeksi HIV, jika Anda harus berurusan dengan luka dari pengidap HIV/ AIDS, pastikan untuk memakai pakaian pelindung seperti sarung tangan karet.

  1. Mencegah Penyakit HIV AIDS Dengan Berhati-Hati Dengan Penggunaan Jarum Suntik

Jarum suntik dan peralatan tato dapat menjadi sumber infeksi HIV. Jarum tato senjata, dan pisau cukur adalah alat yang berpaparan langsung dengan darah orang yang terinfeksi. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika menggunakan jarum dan peralatan bedah :

  • Jangan menggunakan kembali Alat suntik.
  • Bersihkan dan cuci peralatan bedah sebelum menggunakannya.
  • Jika Anda ingin tato, pastikan itu dilakukan oleh sebuah toko tato bersih dan sanitasi.
  • Hindari penggunaan obat-obat terlarang dan zat yang dikendalikan intravena.
  1. Mencegah Penyakit HIV AIDS Dengan Menghindari Seks Bebas

Menghindari Seks Bebas HIV dan AIDS yang lebih lazim untuk orang dengan banyak pasangan seksual. Jika Anda hanya memiliki satu pasangan seksual, Anda secara dramatis dapat meminimalkan kemungkinan tertular HIV atau mendapatkan AIDS. Namun itu tidak berarti bahwa Anda dapat berhenti menggunakan kondom, Anda masih harus melakukan seks dilindungi bahkan jika Anda setia pada pasangan seksual Anda.

  1. Mencegah Penyakit HIV AIDS Dengan Tidak Mengkonsumsi Narkoba

Terutama narkoba suntik. mengapa narkoba suntik? karena pada umumnya kita jika melakukan narkoba suntik hanya memiliki satu jarum suntik, sehingga satu buah jarum suntik dipakai untuk banyakan (massal). Sehingga bisa saja di antara mereka memiliki penyakit HIV – AIDS sehingga tertular deh ke semua nya. Namun apapun jenis narkobanya dapat memberikan pengaruh buruk bagi tubuh kita.

  1. Mencegah Penyakit HIV AIDS Dengan Hindari Berbagi Jarum

Jangan pernah untuk menggunakan jarum bekas ataupun berbagi jarum dengan orang lain, entah itu untuk penggunaan obat di rumah atau penggunaan obat illegal. Pasalnya, hal itu akan menyebabkan adanya kontak darah dengan orang lain, yang menempatkan Anda pada resiko terinfeksi HIV.

  1. Mencegah Penyakit HIV AIDS Dengan Mengindari Pemakaian Barang Pribadi Bersama

Hindari pemakaian bersama atau meminjamkan barang pribadi kepada orang lain, seperti pisau cukur atau sikat gigi dengan siapapun. Itu karena barang-barang pribadi Anda bisa membuat bercak darah dan berbagi item ini dengan orang baru yang mana ini bisa mengakibatkan penularan darah dan menempatkan Anda pada risiko terkena infeksi.

  1. Mencegah Penyakit HIV AIDS Dengan Lakukan pemeriksaan Diri Secara Teratur

Menguji secara teratur status AIDS Anda bisa membantu mencegah menularkan infeksi tersebut. Di samping itu, tes ini juga mudah dan laporannya bisa tersedia dalam beberapa hari atau kurang lebih 20 menit setelah pemeriksaan.

  1. Mencegah Penyakit HIV AIDS Dengan Hindari Pelumas Berminyak

Menggunakan pelumas berbasis minyak akan melemahkan kondom dan meningkatkan kemungkinan penularan cairan. Oleh karena itu, gunakan pelumas berbasis air saat akan melakkan hubungan intim, bukan pelumas berbasis minyak agar aktivitas seksual tetap aman.

Itulah beberapa cara mencegah penyakit HIV AIDS yang dapat Anda lakukan agar terhindar dari penyakit HIV.

Mencegah Penyakit HIV AIDS

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit HIV AIDS Dan Penyebab

Penyakit HIV AIDS Dan Penyebab

 

Penyakit HIV AIDS adalah Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga menjadikan tubuhnya menjadi lemah dalam melawan infeksi virus/bakteri lainnya. Sistem imun yang melemah dapat menyebabkan tidak adanya perlawanan tubuh ketika terserang infeksi dari bakteri/virus lainnya, sehingga tingkat defisiensi sudah tidak mampu lagi menangkalnya.

Penyakit HIV AIDS Dan Penyebab

Penyakit HIV AIDS Dan Penyebab

HIV AIDS adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus. Segala penyakit yang disebabkan virus ataupun infeksi seringkali berkaitan dengan daya tahan tubuh seseorang. Pada jenis penyakit virus biasa, dengan daya tahan yang lemah virus akan lebih mudah menyerang. Tetapi bila daya tahan tubuh kita bagus, maka akan mengalami kesulitan dalam melakukan penyerangan terhadap tubuh.

Tidak demikian dengan penyakit HIV AIDS ini. Justru HIV ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Sehingga bila telah berjangkit pada seseorang maka daya tahan tubuh seseorang dari hari ke hari akan semakin menurun. Sehingga efek dari virus penyebab penyakit HIV AIDS ini seseorang akan mudah terkena infeksi. Bila tidak terdeteksi dari awal, justru penyakit HIV AIDS ini akan dikenali dan bisa dideteksi bila seseorang mudah terkena infeksi tambahan. Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia.

Virus HIV yang telah masuk ke dalam tubuh seseorang tidak akan menimbulkan gejala-gejala yang terlihat secara fisik sehingga penderitanya terlihat normal seperti tidak sedang terkena penyakit. Namun, perlu diwaspadai, walaupun dari luar penderita penderita HIV AIDS tampak normal-normal saja, tetapi dia dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain dalam berbagai cara yang mungkin juga tidak disadari oleh penderita itu.

Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

Penyebab Penyakit HIV AIDS

Penyebab penyakit HIV adalah infeksi oleh virus HIV, yang menyerang system kekebalan tubuh sehingga sel-sel pertahanan tubuh makin lama makin banyak yang rusak. Penderita infeksi HIV menjadi sangat rentan terhadap semua bentuk infeksi. Pada tahap akhir, penderita tidak bisa tahan terhadap kuman-kuman yang secara normal bisa dilawannya dengan mudah.

Infeksi HIV ditularkan melalui hubungan badan baik vagina, anus, dan kontak dengan darah penderita HIV, seperti lewat jarum suntik, bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terinfeksi HIV, menerima transfusi darah yang terinfeksi, serta transplantasi organ tubuh.

Faktor lain penyebab penyakit HIV antara lain :

  1. Penggunaan Jarum Suntik Yang Kurang Steril

Penyebab penyakit HIV AIDS yang pertama adalah penggunaan jarum suntik. Penggunaan jarum suntik yang tidak steril bisa meningkatkan risiko seseorang terkena AIDS. Biasanya hal ini terjadi pada kalangan orang yang hobi mengonsumsi Narkoba yang terkadang sering bertukar jarum suntik.

  1. Seks Bebas Dan Seks Yang Kurang Sehat Dan Kurang Aman

Penyebab penyakit HIV lainnya adalah seks bebas. Ketika Anda berhubungan intim, upayakan untuk maenaggunakan pengaman. Sebab, virus HIV AIDS akan lebih mudah menular ketika aktivitas intim Anda tidak sehat dan tanpa pengaman. Hubungan intim yang kurang aman dan tanpa dilengkapi pelindung (Kondom) lebih riskan dibandingkan memakai Kondom alias pelindung.

  1. Penyakit Keturunan

Jika orang tua atau kaker nenek Anda memiliki riwayat penyakit AIDS maka kemungkinan besar penyakit ini akan diwariskan pada Anda, dengan kata lain Anda akan menderita penyakit yang sama (kemungkinan besar). Ini juga merupakan penyebab penyakit HIV AIDS.

Cara Mencegah Penyakit HIV AIDS

Mekanisme penularan penyebab penyakit HIV AIDS terjadi saat berhubungan seksual, baik dengan lawan jenis ataupun sesama jenis (homo dan lesby), tukar dan saling meminjam alat suntik (jarum, semprit, kapas dan wadah untuk cairan) yang biasa dilakukan oleh pengguna narkoba, transfusi darah dan transplantasi organ yang tidak diskrining, tato, tindik, dan lebih berisiko selama kehamilan seorang ibu yang menularkan pada calon bayinya.

Pastikan agar Anda melakukan tindakan pencegahan penularan penyakit HIV AIDS ini agar terhindari dari penyakit mengerikan ini:

  • Tidak berhubungan seks ataupun saling pinjam dan tukar pasangan yang pernah berhubungan dengan orang yang terinfeksi virus HIV.
  • Pastikan ketika melakukan transfusi darah steril dari paduan virus HIV.
  • Penggunaan narkoba dengan jarum suntik memudahkan virus HIV untuk menyebar.

Itulah sekilas informasi mengenai penyebab penyakit HIV AIDS. Terima kasih telah membaca artikel mengenai penyebab penyakit HIV. Semoga informasi mengenai penyebab penyakit HIV diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Penyakit HIV AIDS Dan Penyebab

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit HIV Adalah

Penyakit HIV Adalah

 

Penyakit HIV Adalah, HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh. Virus ini melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit. Virus mampu bertahan hidup dalam tubuh di tahun-tahun awal tanpa menunjukkan gejala sama sekali sampai akhirnya tubuh penderita tiba-tiab saja menjadi sangat lemah dan akhirnya menderita AIDS.

Penyakit HIV Adalah

Penyakit HIV Adalah

Pada setiap tahunnya sebanyak 8 hingga 10 juta orang lebih telah terinfeksi secara positif penyakit HIV AIDS dan 2 juta orang lebih ODHA meninggal per tahun. Jumlah ini bukan yang sebenarnya mengingat fenomena gunung es dimana jumlah penderita penyakit HIV AIDS yang sebenarnya jauh lebih besar dari yang tercatat.

Dengan angka yang sangat besar tersebut maka wajar saja jika HIV/AIDS dianggap sebagai momok yang paling ditakuti banyak orang mengingat hingga kini masih belum ditemukan obat yang dapat mengatasi dan mengobati HIV/AIDS secara signifikan. Yang dapat kita lakukan adalah melakukan usaha-usaha pencegahan penularan penyakit HIV AIDS.

Gejala Penyakit HIV Adalah

Pada tahap awal infeksi HIV AIDS, gejala yang paling umum pun tidak ada. Karena gejala awalnya tidak ada, orang-orang yang berisiko tersebut kadang tidak tahu tubuhnya sudah dimasuki virus HIV AIDS. Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah.

Beberapa gejala penyakit HIV adalah :

  • Demam
  • Kelelahan
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sakit tenggorokan dan sakit kepala
  • Ruam pada kulit
  • Mual, muntah, dan diare

Saat ini penyakit HIV adalah termasuk penyakit yang berbahaya karna bisa menimbulkan kematian, selain itu susahnya untuk mengobati penyakit HIV ini. Sebenarnya penyakit HIV AIDS ini masih bisa dicegah, namun karna kurangnya penyuluhan dan kepedulian masyarakat mengenai penyakit HIV AIDS membuat berkembang. Penyakit HIV termasuk sebagai penyakit menular. Cara penularan virus HIV AIDS bisa melalui tranfusi darah dan pemakaian jarum suntik yang digunakan bergantian maupun tidak steril.

Penyebab Penyakit HIV Adalah

Penyebab penyakit HIV adalah infeksi oleh virus HIV, yang menyerang system kekebalan tubuh sehingga sel-sel pertahanan tubuh makin lama makin banyak yang rusak. Penderita infeksi HIV menjadi sangat rentan terhadap semua bentuk infeksi. Pada tahap akhir, penderita tidak bisa tahan terhadap kuman-kuman yang secara normal bisa dilawannya dengan mudah.

Infeksi HIV ditularkan melalui hubungan badan baik vagina, anus, dan kontak dengan darah penderita HIV, seperti lewat jarum suntik, bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terinfeksi HIV, menerima transfusi darah yang terinfeksi, serta transplantasi organ tubuh.

Faktor lain penyebab penyakit HIV adalah :

  • Penggunaan jarum suntik yang kurang steril
  • Seks bebas dan seks yang kurang sehat dan kurang aman
  • Penyakit keturunan

Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui, cegah penularan penyakit HIV. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah. Melakukan pencegahan secara dini bisa menghindarkan Anda dari terkena penyakit HIV AIDS.

Cara terbaik untuk mencegah penyakit HIV adalah dengan melakukan hubungan seks secara aman, dan tidak pernah berbagi jarum atau peralatan menyuntik apa pun. Semua yang pernah berhubungan seks tanpa kondom dan berbagi jarum atau suntikan, berisiko untuk terinfeksi HIV.

Penyakit HIV Adalah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

HIV AIDS Gejala

HIV AIDS Gejala

 

HIV AIDS Gejala, HIV AIDS adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus. Segala penyakit yang disebabkan virus ataupun infeksi seringkali berkaitan dengan daya tahan tubuh seseorang. Pada jenis penyakit virus biasa, dengan daya tahan yang lemah virus akan lebih mudah menyerang. Tetapi bila daya tahan tubuh kita bagus, maka akan mengalami kesulitan dalam melakukan penyerangan terhadap tubuh.

HIV AIDS Gejala

HIV AIDS Gejala

Tidak demikian dengan penyakit HIV AIDS ini. Justru HIV ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Sehingga bila telah berjangkit pada seseorang maka daya tahan tubuh seseorang dari hari ke hari akan semakin menurun. Sehingga efek dari virus penyebab penyakit HIV AIDS ini seseorang akan mudah terkena infeksi. Bila tidak terdeteksi dari awal, justru penyakit HIV ini akan dikenali dan bisa dideteksi bila seseorang mudah terkena infeksi tambahan.

Cara-cara yang paling umum untuk terinfeksi HIV adalah berhubungan seks tanpa kondom, berbagi jarum atau alat suntik lainnya. Jika Anda terinfeksi HIV, Anda bisa menularkannya dengan cara-cara tersebut. Jika kedua pasangan terinfeksi, tetap lakukan hubungan seks yang aman. Anda bisa tertular jenis virus HIV lain yang mungkin tidak bisa dikendalikan oleh obat-obatan yang Anda konsumsi.

Pada tahap awal infeksi HIV, HIV AIDS gejala nya yang paling umum pun tidak ada. Karena gejala awalnya tidak ada, orang-orang yang berisiko tersebut kadang tidak tahu tubuhnya sudah dimasuki virus HIV. Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah.

Berikut adalah HIV AIDS gejala yang harus Anda ketahui :

  1. Demam

HIV AIDS gejala nya adalah demam ringan, hingga 102 derajat Fahrenheit. Demam itu biasanya disertai kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan. Pada titik ini, virus bergerak masuk ke aliran darah dan mulai mereplikasi dalam jumlah besar.

  1. Kelelahan

HIV AIDS gejala nya adalah Anda mulai merasa lelah akut dan lesu. Ini karena kekebalan tubuh Anda sudah mulai dikacaukan oleh HIV. Seorang penderita HIV bahkan bisa kehabisan nafas hanya karena berjalan.

  1. Nyeri Otot Dan Sendi

HIV AIDS gejala nya kadang disalahartikan sebagai gejala flu, sifilis, atau hepatitis. Tak heran, karena gejalanya memang mirip, yakni nyeri pada persendia, otot, dan kelenjar getah bening yang kebanyakan berada di pangkal paha, ketik, dan leher.

  1. Sakit Tenggorokan Dan Sakit Kepala

HIV AIDS gejala nya sakit pada tenggorokan dan kepala disebut Horberg. Namun untuk membuktikan gejala ini sebagai tanda Anda terkena HIV, biasanya perlu dites laboratorium terlebih dulu.

  1. Ruam Pada Kulit

HIV AIDS gejala nya ini bisa datang pada awal seseorang terinfeksi HIV. Namun pada beberapa kasus, tanda ini malah muncul belakangan. Ruam pada kulit muncul jika penderita yang tidak memiliki riwayat alergi. Bentuknya bisa berupa bisul, dan tanda gatal warna merah muda pada beberapa bagian tubuh.

  1. Mual, Muntah, Dan Diare

Sebanyak 30-60 persen penderita HIV mengalami gejala ini. Pengidap HIV biasanya mengalami diare terus-menerus, namun tidak demikian pada penderita yang kekebalan tubuhnya kuat sejak semula.

  1. Berat Badan Menurun

Jika Anda mulai kehilangan berat badan, itu adalah tanda sistem kekebalan tubuh Anda sudah terserang. Menurut pakar kesehatan, dr.Malvestutto, HIV AIDS gejala nya yang paling umum adalah berat badan yang menurun signifikan meski sudah banyak makan.

  1. Batuk Kering

Jika batuk kering berlangsung selama satu tahun lebih dan makin parah, sedangkan obat batuk tidak bisa menyembuhkannya, patut diwaspadai Anda sudah terserang HIV.

  1. Perubahan Pada Kuku

Tanda anda terserang HIV adalah adanya perubahan pada kuku anda. Kuku biasanya mengalami penebalan dan melengkung. Bahkan pada beberapa penderita, kuku mereka berubah warna menjadi kehitaman, dengan garis coklat vertikal maupun horizontal di permukaannya.

  1. Susah Konsentrasi

Masalah kognitif bisa jadi tanda Anda telah terjangkit HIV. HIV AIDS gejala nya ini biasanya muncul belakangan. Selain susah konsentrasi, penderita HIV biasanya jadi mudah marah dan tersinggung, ceroboh, susah berkoordinasi, dan mengalami kesulitan melakukan aktivitas yang berhubungan dengan syaraf motorik seperti menulis.

  1. Menstruasi Tidak Teratur

HIV AIDS gejala lainnya pada perempuan penderita HIV, siklus menstruasi biasanya menjadi tidak teratur. Hal ini adalah ekses dari penurunan berat badan.

HIV AIDS Gejala

Posted in Uncategorized | Leave a comment

HIV AIDS Dan Narkoba

HIV AIDS Dan Narkoba

 

HIV AIDS masih menjadi salah satu penyakit penyebab kematian terbesar di dunia. Kasus HIV semakin hari bukan semakin kecil justru semakin besar. Salah satu penyebabnya adalah pemakaian jarum suntik narkoba. Lalu apakah hubungan narkoba dan HIV AIDS ?

HIV AIDS Dan Narkoba

HIV AIDS Dan Narkoba

Sebagian besar pengguna narkoba mengkonsumsi obat melalui jarum suntik. Pemakaian jarum suntik secara bergantian antar pengguna meningkatkan kerentanan penularan HIV. HIV menular melalui cairan darah. Pada saat jarum suntik yang tidak steril dipakai, maka virus masih bertahan hidup pada jarum. Selanjutnya virus masuk ke dalam pembuluh darah pengguna baru jarum suntik bekas pakai tadi dan akhirnya berkembangbiak di dalam tubuh pengguna baru.

Penyebab HIV AIDS tertinggi dari Jarum Suntik Pengguna Narkoba

Berdasarkan penelitian terkini terkait hubungan narkoba dan HIV, data pengidap HIV yang disebabkan oleh pemakaian jarum suntik sudah jauh lebih besar dibandingkan dengan data penderita HIV yang disebabkan oleh perilaku seks yang tidak aman. Bahkan di beberapa Negara, kasus HIV yang terjadi pada para pelaku penyalahgunaan obat ini menduduki prosentase tertinggi, baru disusul oleh pelaku seks yang tidak aman.

Apa Kaitan Antara Penggunaan Narkoba dan HIV AIDS ?

Penggunaan narkoba (NAPZA) suntikan dan alkohol adalah faktor besar dalam penyebaran infeksi HIV AIDS. Di luar Afrika, penggunaan narkoba suntikan bertanggung jawab untuk sepertiga infeksi HIV yang baru. Alat-alat yang dipakai secara bergantian untuk memakai narkoba dapat membawa HIV dan hepatitis virus, dan penggunaan narkoba dan alkohol juga dikaitkan dengan hubungan seks secara tidak aman.

Penggunaan narkoba dan alkohol juga dapat berbahaya untuk orang yang memakai terapi antiretroviral (ART). Kepatuhan pada pengobatan tampaknya lebih sulit untuk pengguna narkoba, dan narkoba jalanan dapat berinteraksi secara gawat dengan obat antiretroviral (ARV).

Infeksi HIV menyebar secara mudah bila orang memakai alat suntik secara bergantian dalam penggunaan narkoba. Penggunaan alat bergantian juga menularkan virus hepatitis B, virus hepatitis C, dan penyakit gawat lain.

Darah yang terinfeksi terdapat pada semprit (insul) kemudian disuntikkan bersama dengan narkoba saat pengguna berikut memakai semprit tersebut. Ini adalah cara termudah untuk menularkan HIV karena darah yang terinfeksi langsung dimasukkan pada aliran darah orang lain.

Untuk mengurangi risiko penularan HIV dan hepatitis, jangan memakai alat suntik apa pun secara bergantian, dan sering cuci tangan. Membersihkan alat-alat serta kulit di daerah suntikan. Mengikuti tindakan untuk mengurangi dampak buruk (harm reduction) penggunaan narkoba.

Pembinaan Bahaya Narkoba Khususnya Jarum Suntik

Saat ini pembinaan mengenai bahaya narkoba khususnya melalui jarum suntik selalu disisipi dengan informasi bahaya HIV/AIDS. Penyakit yang melemahkan daya tahan tubuh penderita ini akan membuat individu menjadi rentan terhadap serangan penyakit lainnya. Tubuh orang yang terinfeksi menjadi media atau sarang penyakit, bahkan yang ringan sekalipun. Infeksi biasa seperti influenza pada pasien dengan HIV/AIDS akan menjadi parah karena yang bersangkutan tidak memiliki proteksi di dalam tubuhnya.

Kembali ke masalah penularan HIV melalui jarum suntik narkoba, pengguna harus benar-benar diberikan pengawasan ketat oleh pihak lain mengingat pada saat memakai jarum suntik, biasanya pengguna sudah dalam keadaan sakau atau kesadarannya melemah sehingga mereka tidak sadar bahwa sedang menggunakan jarum suntik secara bersama-sama.

Jika di dalam sebuah komunitas pemakai narkoba ditemukan kasus HIV AIDS, maka harus segera dibina dan diberikan penyuluhan supaya tidak menularn penyakitnya kepada pengguna lain.

Solusi Mengobati Penyakit HIV AIDS Dengan S-Lutena Suplemen Kesehatan No. 1 Dari Jepang

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

obat hivS.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena) ? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

HIV AIDS Dan Narkoba

Posted in Uncategorized | Leave a comment