Penyebab HIV

Penyebab HIV

Penyebab HIV- Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Penyebab HIV- Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

Penyebab HIV- Pasien AIDS biasanya menderita infeksi oportunistik dengan gejala tidak spesifik, terutama demam ringan dan kehilangan berat badan. Infeksi oportunistik ini termasuk infeksi Mycobacterium avium-intracellulare dan virus sitomegalo. Penyebab HIV- Virus sitomegalo dapat menyebabkan gangguan radang pada usus besar (kolitis) seperti yang dijelaskan di atas, dan gangguan radang pada retina mata (retinitis sitomegalovirus), yang dapat menyebabkan kebutaan. Infeksi yang disebabkan oleh jamur Penicillium marneffei, atau disebut Penisiliosis, kini adalah infeksi oportunistik ketiga yang paling umum (setelah tuberkulosis dan kriptokokosis) pada orang yang positif HIV di daerah endemik Asia Tenggara.

penyebab hiv

penyebab hiv

Penyebab HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Penyebab HIV- AIDS merupakan bentuk terparah atas akibat infeksi HIV. HIV adalah retrovirus yang biasanya menyerang organ-organ vital sistem kekebalan manusia, seperti sel T CD4+ (sejenis sel T), makrofaga, dan sel dendritik. HIV merusak sel T CD4+ secara langsung dan tidak langsung, padahal sel T CD4+ dibutuhkan agar sistem kekebalan tubuh dapat berfungsi baik. Bila HIV telah membunuh sel T CD4+ hingga jumlahnya menyusut hingga kurang dari 200 per mikroliter (µL) darah, maka kekebalan di tingkat sel akan hilang, dan akibatnya ialah kondisi yang disebut AIDS. Penyebab HIV- Infeksi akut HIV akan berlanjut menjadi infeksi laten klinis, kemudian timbul gejala infeksi HIV awal, dan akhirnya AIDS; yang diidentifikasi dengan memeriksa jumlah sel T CD4+ di dalam darah serta adanya infeksi tertentu.

Penyebab HIV- Tanpa terapi antiretrovirus, rata-rata lamanya perkembangan infeksi HIV menjadi AIDS ialah sembilan sampai sepuluh tahun, dan rata-rata waktu hidup setelah mengalami AIDS hanya sekitar 9,2 bulan. Namun demikian, laju perkembangan penyakit ini pada setiap orang sangat bervariasi, yaitu dari dua minggu sampai 20 tahun. Banyak faktor yang memengaruhinya, diantaranya ialah kekuatan tubuh untuk bertahan melawan HIV (seperti fungsi kekebalan tubuh) dari orang yang terinfeksi.

Penyebab HIV-  Orang tua umumnya memiliki kekebalan yang lebih lemah daripada orang yang lebih muda, sehingga lebih berisiko mengalami perkembangan penyakit yang pesat. Akses yang kurang terhadap perawatan kesehatan dan adanya infeksi lainnya seperti tuberkulosis, juga dapat mempercepat perkembangan penyakit ini. Warisan genetik orang yang terinfeksi juga memainkan peran penting. Sejumlah orang kebal secara alami terhadap beberapa varian HIV. Penyebab HIV-  HIV memiliki beberapa variasi genetik dan berbagai bentuk yang berbeda, yang akan menyebabkan laju perkembangan penyakit klinis yang berbeda-beda pula. Terapi antiretrovirus yang sangat aktif akan dapat memperpanjang rata-rata waktu berkembangannya AIDS, serta rata-rata waktu kemampuan penderita bertahan hidup.

Penyebab HIV- Jalur penularan ini terutama berhubungan dengan pengguna obat suntik, penderita hemofilia, dan resipien transfusi darah dan produk darah. Berbagi dan menggunakan kembali jarum suntik (syringe) yang mengandung darah yang terkontaminasi oleh organisme biologis penyebab penyakit (patogen), tidak hanya merupakan risiko utama atas infeksi HIV, tetapi juga hepatitis B dan hepatitis C.

Penyebab HIV- Transmisi HIV dari ibu ke anak dapat terjadi melalui rahim (in utero) selama masa perinatal, yaitu minggu-minggu terakhir kehamilan dan saat persalinan. Bila tidak ditangani, tingkat penularan dari ibu ke anak selama kehamilan dan persalinan adalah sebesar 25%. Namun demikian, jika sang ibu memiliki akses terhadap terapi antiretrovirus dan melahirkan dengan cara bedah caesar, tingkat penularannya hanya sebesar 1% . Penyebab HIV Sejumlah faktor dapat memengaruhi risiko infeksi, terutama beban virus pada ibu saat persalinan (semakin tinggi beban virus, semakin tinggi risikonya). Menyusui meningkatkan risiko penularan sebesar 4%.

Penyebab HIV

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Penyebab Infeksi Chlamydia

Penyebab Infeksi Chlamydia

Penyebab Infeksi Chlamydia- Chlamydia adalah penyakit menular seksual umum yang disebabkan oleh bakteri. Anda bisa mendapatkan klamidia selama seks oral, vagina, atau anus dengan pasangan yang terinfeksi. Baik pria maupun wanita bisa mendapatkannya.

Chlamydia biasanya tidak menimbulkan gejala. Jika tidak, Anda mungkin melihat rasa seperti terbakar ketika buang air kecil atau cairan yang abnormal dari vagina atau penis.

Penyebab Infeksi Chlamydia- Pada pria dan wanita, klamidia dapat menginfeksi saluran kemih. Pada wanita, infeksi pada sistem reproduksi dapat menyebabkan penyakit radang panggul panggul (PID). PID dapat menyebabkan infertilitas atau serius masalah dengan kehamilan. Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi dapat mengalami infeksi mata dan pneumonia dari klamidia. Pada pria, klamidia dapat menginfeksi epididymis, tabung yang membawa sperma. Hal ini dapat menyebabkan nyeri, demam, dan, jarang, infertilitas.

Sebuah tes laboratorium dapat mengetahui apakah Anda memiliki klamidia. Antibiotik akan menyembuhkan infeksi. Pemakaian yang benar kondom lateks sangat mengurangi, namun tidak menghilangkan, risiko terkena atau menyebarkan klamidia. Penyebab Infeksi Chlamydia- Para ahli merekomendasikan bahwa wanita yang aktif secara seksual 25 dan lebih muda mendapatkan tes chlamydia setiap tahun.

Penyebab Infeksi Chlamydia- Chlamydia adalah infeksi kelompok bakteri yang menghasilkan salah satu yang paling umum bentuk penyakit menular seksual. Chlamydia adalah sangat menular dan dapat mempengaruhi laki-laki dan perempuan. Penyebab Infeksi Chlamydia- Aspek yang mengkhawatirkan penyakit ini adalah bahwa hal itu bisa tak terdeteksi selama beberapa waktu, yang berarti bahwa infeksi dapat ditularkan unsuspectingly.

Gejala Penyebab Infeksi Chlamydia
Sementara Klamidia adalah mudah diobati, gejala-gejalanya sering kali sulit dideteksi. Individu menderita hanya gejala ringan, tetapi orang lain tidak menunjukkan gejala terlihat sama sekali. Karena ini, kondisi sering kali tidak terdiagnosis selama cukup banyak waktu dan menyebabkan komplikasi serius seperti infertilitas. Penyebab Infeksi Chlamydia

Penyebab Infeksi Chlamydia dan perawatannya

Penyebab Infeksi Chlamydia

Penyebab Infeksi Chlamydia

Bentuk yang paling umum dari infeksi ini disebabkan oleh Chlamydia trachomatis. Infeksi terutama terhadap laki-laki dalam uretra. Infeksi dapat disertai dengan rasa sakit selama buang air kecil, nyeri pada dubur, keluarnya cairan dari penis dan sakit di testis. Penyebab Infeksi Chlamydia- Pada wanita, leher rahim ini adalah yang terutama terpengaruh. Menyebabkan infeksi vagina, iritasi, nyeri selama hubungan intim, sementara buang air kecil, panggul dan nyeri perut bagian bawah. Karena gejala ini tidak unik untuk Chlamydia sendirian, penting untuk berkonsultasi dengan dokter secepat mungkin.

Penyebab Infeksi Chlamydia- Setelah didiagnosa Klamidia adalah mudah disembuhkan. Dokter memberikan resep antibiotik putaran sampai gejala mudah. Namun, seperti dengan pengobatan antibiotik, tubuh menderita dari sejumlah efek samping. Oleh karena itu dianjurkan bagi pasien untuk melakukan beberapa sederhana saling melengkapi pengobatan rumah yang akan mempercepat pemulihan, kemudahan ketidaknyamanan dan meniadakan efek buruk antibiotik. Penyebab Infeksi Chlamydia- Perawatan rumah sederhana mencakup:

1. Sage adalah berguna ramuan di Chlamydia pengobatan. Crush segenggam rempah segar dan menambahkannya ke panci air mendidih. Biarkan air dingin dan minum jamu ini solusi melalui hari. Ini membersihkan sistem kecepatan yang lebih cepat dan pemulihan. Anda juga dapat menggunakan air ini untuk menyiapkan secangkir teh herbal.

2. Ukuran sederhana lain adalah untuk memasukkan bawang putih dalam makanan Anda. Bawang putih sering disebut sebagai antibiotik alam. Telah kuat antivirus dan antibakteri properti yang terbukti efektif dalam memerangi Chlamydia. Bawang putih juga membantu membangun kekebalan. Jika Anda dapat menangani rasa kuat bawang putih, mengunyah potongan mentah bawang putih, atau mengekstrak jus dan minum dua kali atau tiga kali sehari sampai gejala mereda.

3. Yogurt adalah perawatan di rumah yang efektif untuk klamidia. Antibiotik membunuh bakteri. Tapi dalam proses mereka bahkan serangan bakteri yang sehat terdapat dalam tubuh; ini dibutuhkan oleh tubuh untuk mengendalikan pertumbuhan ragi dan menghindari infeksi. Yogurt membantu menghambat perkalian ragi dalam ketiadaan bakteri ini. Hal ini juga membantu menenangkan sensasi gatal dan terbakar berangkat oleh Chlamydia.

Paling sederhana dan efektif untuk klamidia tentu saja adalah memiliki bergizi, makanan seimbang. Termasuk makanan yang membangun kekebalan tubuh dan mengurangi makanan yang melemahkan tubuh seperti gula dan makanan olahan. Sertakan serat, kaya sayuran dan setidaknya delapan gelas air setiap hari.

Saran lain untuk Chlamydia

Juga pastikan bahwa praktik seks aman dan pergi untuk rutin check up. Coba terapi alternatif seperti akupunktur dan aromaterapi untuk menghilangkan dari rasa sakit dan ketidaknyamanan. Memilih untuk meditasi dan terapi juga membantu mengatasi kondisi. Penyebab Infeksi Chlamydia

 

Penyebab Infeksi Chlamydia

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Penyebab Kondiloma Akuminata

Penyebab Kondiloma Akuminata

Penyebab Kondiloma akuminata- Kondiloma akuminata adalah penyakit kelamin yang sangat berbahaya, jika menderita penyakit ini, bisa sangat berbahaya bagi pasien. Pakar mengemukakan, pengobatan kondiloma akuminata harus mengobati akar penyebabnya, sehingga baru bisa sembuh dan tidak kambuh lagi. Jadi kenapa bisa terinfeksi kondiloma akuminata, mari kita lihat penjelasan dari pakar.

Penyebab Kondiloma Akuminata

Penyebab Kondiloma Akuminata

Kenapa bisa terinfeksi kondiloma akuminata? Pakar penyakit kelamin dari Metropole hospital mengemukakan, banyak penyebab kondiloma akuminata, dimana ada 7 penyebab kondiloma akuminata :

  1. Penyebab Kondiloma akuminata- Usia dan jenis kelamin : pakar mengemukakan, usia adalah faktor risiko independen pada kondiloma akuminata, 80% penderita kondiloma akuminata terjadi pada usia 16-34 tahun, puncak usia menderita penyakit ini di usaia 20-25 tahun. Pria rata-rata diusia 22 tahun bisa menderita kondiloma akuminata dan wanita 19 tahun, pria wanita proporsi adalah 1:1.4.
  2. Penyebab Kondiloma akuminata- Status perkawinan dan kehamilan : data menunjukan perceraian , suami istri tidak serumah,janda atau duda, belum nikah adalah paling mudah menderita kondiloma akuminata, karena keadaan diatas mudah terjadi perilaku seksual yang berisiko tinggi.
  3. Penyebab Kondiloma akuminata- Fungsi kekebalan tubuh lemah : kekebalan tubuh lemah individual seperti tumor ganas, kemoterapi imunosupresif dan mengunakan dexamethasone. Persentase menderita kondiloma akuminata serta persentase kambuh juga tinggi dan jumlah kutil pun bertambah banyak.
  4. Penyebab Kondiloma akuminata- Merokok dan minum alkohol : Merokok dapat menurunkan daya tahan tubuh, dan persentase menderita penyakit ini pun bertambah berdasarkan lama merokok dan jumlah batang rokok yang dihisap per hari. Bersamaan itu juga, merokok dapat membuat kondiloma akuminata jadi kambuh. Minum alkohol juga bisa menghambat kekebalan tubuh . Bersamaan itu juga alkohol juga bisa menghambat sistem saraf tengah, mengurangi kecemasan, meningkatan libido, resiko seksual pun bertambah, sehingga bisa membuat kondiloma akuminata mudah kambuh lagi.
  5. Penyebab Kondiloma akuminata- Hubungan seksual. Berdasarkan hasil penelitian dan statistik menunjukan, penyebab terjadinya kondiloma akuminata karena memiliki banyak pasangan yang menderita kondiloma akuminata, dan tingkat kekambuhan lebih tinggi dibandingkan pasangan seksual tunggal.
  6. Penyebab Kondiloma akuminata- Pemakaian kontrasepsi yang tidak tepat : berdasarkan banyak hasil penelitian menunjukan infeksi HPV bisa dicegah dimana harus mengunakan alat kontrasepsi. Penelitian lain menunjukan, penyebab terjadinya kondiloma akuminata dimana wanita yang mengunakan obat kontrasepsi persentase terjadinya kondiloma akuminata lebih tinggi dibandingkan tidak memakai obat kontrasepsi.
  7. Penyebab Kondiloma akuminata- Menderita penyakit lain : penyebab terjadinya kondiloma akuminata ada hubungannya dengan penyakit menular seksual lainnya seperti alat kelamin, kencing nanah dan AIDS. Banyak penderita kondiloma akuminata bisa menyebabkan penyakit kelamin lainnya, dan beberapa patogen penyakit menular seksual merusak mukosa, sehingga kemampuan tubuh melawan HPV pun menurun.

Peringatan : penyebab kondiloma akuminata yang utama disebabkan karena berbagai jenis infeksi yang disebut diatas, jadi didalam kehidupan sehari-hari harus memperhatikan yang disebut diatas, agar tidak terinfeksi kondiloma akuminata. Jika terinfeksi anda juga tidak perlu khawatir, asalkan pergi ke rumah sakit untuk melakukan pengobatan, maka penyakit anda pun akan cepat sembuh, jadi penderita tidak perlu khawatir.

Apa saja gejala penyebab kondiloma akuminata?

Dalam banyak kasus kutil kelamin tidak menimbulkan gejala kutil kelamin apapun, tetapi biasanya timbul rasa gatal, terbakar, atau kulit menjadi lebih lembut dari biasanya yang dapat menyebabkan iritasi lokal tergantung pada lokasi infeksi. Bila gejala kutil kelamin awal dibiarkan maka akan timbul benjolan kecil, lembut. Benjolan ini bisa berkumpul menjadi satu dan berbentuk seperti jengger ayam atau kembang kol di sekitar vagina, penis atau anus. Kadang-kadang kutil dapat tumbuh jauh di dalam vagina atau anus sehinga anda tidak dapat melihat atau merasakannya.

Sebagian besar orang tidak memiliki gejala kutil kelamin dan tidak tahu telah terinfeksi. Beberapa orang lain mengalami gejala yang sangat menggangu sepert gatal-gatal atau nyeri di sekitar daerah kelamin. Nyeri ini dapat berubah menjadi rasa sakit saat berhubungan seksual atau kontak. Wanita yang memiliki kutil kelamin dalam vagina mungkin akan mengalami perdarahan saat berhubungan seksual atau timbul keputihan yang abnormal.

Pada beberapa kasus, kutil kelamin juga dapat muncul di mulut, bibir, lidah, langit-langit mulut atau tenggorokan. Kutil kelamin biasanya berkembang 6 minggu sampai 6 bulan setelah infeksi terjadi. Tapi bisa memakan waktu lebih lama. Pada kasus yang jarang terjadi, kutil dapat menyebabkan perdarahan atau obstruksi kemih jika ia menginfeksi saluran uretra.

 

Penyebab Kondiloma Akuminata

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Gonorrhea Penyakit Seksual Apakah Berbahaya?

Gonorrhea Penyakit Seksual Apakah Berbahaya?

Gonorrhea adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang dapat menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan atau bagian putih mata (konjungtiva) dan kornea.

Meskipun gejala-gejala paling sering terjadi di genitalia, gonorrhea juga bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonorrhea pada genitalia dapat menyebar naik dan menginfeksi bagian dalam panggul sehingga timbul nyeri panggul dan gangguan reproduksi.

Gonorrhea Penyakit Menular Seksual Apakah Berbahaya?

Gonorrhea Penyakit Menular Seksual Apakah Berbahaya?

Penyebabnya adalah bakteri Neisseria gonorrhoeae.

Pada pria, gejala awal biasanya timbul dalam waktu 3-10 hari setelah terinfeksi. Gejalanya berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra, yang beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih dan keluarnya nanah dari penis. Penderita menjadi sering berkemih dan merasakan desakan untuk berkemih. Lubang penis tampak merah dan membengkak. Bakteri terkadang menyebar ke atas sehingga menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada testis.

Sekitar 10-20% wanita yang terinfeksi hanya memiliki sedikit atau tanpa gejala. Oleh karena itu, infeksi mungkin hanya terdeteksi saat pemeriksaan rutin atau setelah pasangan prianya terdiagnosa gonorrhea. Gejala-gejala biasanya baru muncul setelah setidaknya 10 hari setelah terinfeksi.

Beberapa wanita yang terinfeksi hanya merasa sedikit tidak enak pada daerah genitalia dan keluarnya sekret seperti nanah dari vagina. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang lebih berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri saat berkemih, dan demam akibat uretra yang juga dapat terinfeksi.

Infeksi gonorrhea juga dapat menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra dan rektum; menyebabkan nyeri pinggul yang dalam atau nyeri ketika melakukan hubungan seksual. Nanah yang keluar bisa berasal dari leher rahim, uretra atau kelenjar di sekitar lubang vagina.

Wanita dan pria homoseksual yang melakukan hubungan seksual melalui anus (lubang dubur) bisa menderita gonorrpada rektumnya. Penderita akan merasa tidak nyaman di sekitar anus dan keluar cairan. Daerah di sekitar anus tampak merah dan tinja yang keluar akan tampak diliputi oleh lendir dan nanah. Pada pemeriksaan anuskopi akan tampak lendir dan cairan di dinding rektum penderita.

Melakukan hubungan seksual melalui mulut (oral sex) dengan seorang penderita gonore bisa menyebabakan gonorrhea pada tenggorokan (faringitis gonokokal). Biasanya infeksi ini tidak menimbulkheaan gejala, tetapi kadang menyebabkan nyeri tenggorokan dan gangguan menelan.

Jika cairan yang terinfeksi mengenai mata maka bisa terjadi infeksi pada mata bagian luar (konjungtiva atau kornea). Bayi baru lahir bisa terinfeksi gonorrhea dari ibunya selama proses persalinan, sehingga terjadi pembengkakan dan keluar nanah dari kedua kelopak mata. Pada orang dewasa, bisa terjadi gejala yang sama, tetapi seringkali hanya 1 mata yang terkena. Jika infeksi ini tidak diobati bisa terjadi kebutaan.

KOMPLIKASI

Infeksi kadang menyebar melalui aliran darah ke satu atau beberapa sendi, dimana sendi menjadi bengkak dan terasa sangat nyeri sehingga pergerakannya menjadi terbatas. Infeksi melalui aliran darah juga bisa menyebabkan timbulnya bintik-bintik merah berisi nanah di kulit, demam, rasa tidak enak badan, atau nyeri di beberapa sendi yang berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya (sindroma artritis-dermatitis).

Selain itu, bisa juga terjadi infeksi pada jantung (endokarditis) dan infeksi pada jaringan pembungkus hati (perihepatitis) yang bisa menyebabkan nyeri seperti gangguan pada kandung empedu.

Komplikasi yang terjadi bisa diatasi dan jarang berakibat fatal, tetapi masa penyembuhan untuk artritis atau endokarditis berlangsung lambat.

Pencegahan Penyakit Gonorrhea

Risiko terinfeksi gonorrhea atau penyakit menular seksual lainnya dapat dikurangi dengan melakukan hubungan seksual yang aman :

•  tidak berganti-ganti pasangan

•  bicarakan dengan pasangan Anda tentang penyakit menular seksual, untuk mengetahui apakah ia berisiko terkena penyakit menular seksual

•  bertanggung jawab, yaitu dengan menghindari hubungan seksual jika Anda memiliki gejala-gejala penyakit menular seksual

•  gunakan alat proteksi (kondom) untuk mengurangi risiko terkena penyakit menular seksual, terutama gonorrhea, chlamydia, dan HIV. Kondom harus dipasang dengan baik sebelum memulai hubungan seksual.

•  hindari kontak seksual dengan beberapa orang yang berisiko memiliki penyakit seksual menular (seperti pekerja seks komersil)

•  obati sedini mungkin pasangan yang terkena infeksi atau pastikan pasangan seksual bebas dari penyakit sebelum berhubungan seksual

 

Gonorrhea Penyakit Seksual Apakah Berbahaya?

 

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Chlamydia penyakit seksual yang menular

Chlamydia penyakit seksual yang menular

Chlamydia merupakan penyakit organ reproduksi yang berbahaya. Jika penyakit ini dibiarkan maka  akan menyebabkan terjadinya kemandulan pada wanita. Penyakit Chlamydia terjadi akibat penularan organisme yang menyerupai bakteri lewat penyakit menular seksual. Pada umumnya, penyakit ini menyerang mereka yang mempunyai kebiasaan seks dan gaya hidup yang bebas.

Penyakit Chlamydia timbul dengan gejala awal yaitu terjadinya infeksi pada serviks dan meingkatnya cairan keputihan pada wanita. Selain itu, ketika melakukan hubungan seksual wanita yang mengidap penyakit Chlamydia akan mengalami pendarahan yang cukup sakit.

Jika dibiarkan berlanjut, penyakit Chlamydia akan menyerang tuba fallopi dan memicu penyakit Pelvic Inflammatory Disease atau PID. Gejala yang timbul akibat penyakit Chlamydia yaitu sakit perut dan rasa sakit saat melakukan hubungan seksual. Jika tidak ada penanganan secara cepat maka penyakit ini akan menyerang tuba fallopi dan menyebabkan kemandulan pada wanita.

Chlamydia penyakit seksual yang menular

Chlamydia penyakit seksual yang menular

 

Penyakit Chlamydia berdampak signifikan pada terjadinya kemandulan pada wanita. Penyakit Chlamydia menyerang tuba fallopi dimana tuba fallopi merupakan saluran sel telur menuju rahim. Jika terjadi masalah pada tuba fallopi maka sel telur tidak akan bisa sampai ke rahim dan tidak akan bisa melakukan pembuahan.

Pembuahan terjadi jika sel telur dan sel sperma bertemu dalam satu tempat yaitu rahim dan melewati saluran tuba fallopi. Maka dari itu kenapa penyakit Chlamydia sangat berbahaya untuk wanita. Wanita dengan kondisi tidak bisa hamil merupakan ancaman paling besar untuk kelangsungan rumah tangga dan generasi penerus.

Rubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Jangan melakukan hubungan seksual dengan banyak orang dan hindari ganti-ganti pasangan. Anda bisa mengantisipasi dengan menggunakan alat kontrasepsi saat melakukan hubungan seksual. Alat kontrasepsi bisa mencegah anda dari penyakit menular yang bisa menyebabkan terjadinya kemandulan pada wanita.

Chlamydia adalah penyakit menular seksual. Mungkin seseorang tidak tahu jika memiliki chlamydia, karena banyak orang yang tidak pernah mengembangkan tanda atau gejala, yang mungkin termasuk rasa sakit kelamin dan debit dari vagina atau penis.

Chlamydia mempengaruhi baik pria dan wanita dan terjadi pada semua kelompok umur, meskipun yang paling umum di kalangan wanita muda. Chlamydia tidak sulit untuk diobati setelah mengetahui jika memilikinya. Jika tidak diobati, chlamydia dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.

Chlamydia adalah penyakit kelamin yang banyak terjadi disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis. Biasanya tidak terdapat gejala apa-apa, walaupun begitu tetap ada gejala-gejala ringan, seperti nanah atau keputihan pada penis maupun vagina dan adanya rasa sakit setiap kali buang air kecil. Ini merupakan infeksi yang terjadi pada uretra (laki-laki) dan serviks (mulut rahim) pada perempuan. Sebagai informasi, chlamydia merupakan salah satu penyakit menular seksual yang paling umum dijumpai dan dikenal sebagai penyebab utama penyakit peradangan pada pelvis (panggul), sehingga menyebabkan infertilitas (kemandulan) pada perempuan. Bahaya kan? Jenis tertentu dari bakteri ini hanya menginfeksi serviks dan uretra, sementara jenis lainnnya dapat menyebabkan penyakit mata.
Penyebab

Chlamydia disebabkan oleh bakteri dan paling sering menyebar melalui vagina, seks oral, dan anal. Penyakit tersebut juga mungkin bagi seorang ibu untuk menyebarkan chlamydia kepada anaknya saat melahirkan. Sehingga dapat menyebabkan pneumonia atau infeksi mata serius pada bayinya.

Gejala

Tahap awal infeksi chlamydia sering menyebabkan sedikit atau tidak ada tanda dan gejala. Ketika tanda atau gejala terjadi, biasanya mulai 1-3 minggu setelah terkena Chlamydia. Bahkan ketika tanda dan gejala memang terjadi, seringkali ringan dan cepat berlalu. Oleh karena itu, chlamydia seringkali diabaikan

Tanda dan gejala infeksi chlamydia dapat mencakup:
1. Nyeri saat buang air kecil
2. Sakit pada perut bawah
3. Keluar cairan dari vagina pada wanita
4. Discharge dari penis pada pria
5. Nyeri saat hubungan seksual pada wanita
6. Nyeri testis pada pria

Pengobatan

Chlamydia dapat diobati dengan antibiotik. Pasien mungkin diminta untuk minum obat dalam satu kali dosis, atau mungkin perlu untuk mengonsumsi obat sehari atau beberapa hari selama 5-10 hari.

Dalam kebanyakan kasus, infeksi dapat sembuh dalam waktu 1-2 minggu. Selama waktu itu, pasien harus menjauhkan diri dari hubungan seksual.

Pasangan seksual juga membutuhkan perawatan meskipun mungkin tidak memiliki tanda atau gejala. Jika tidak, infeksi dapat menular bolak-balik antara pasangan seksual.

 

Chlamydia penyakit seksual yang menular

 

 

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Kondiloma Akuminata Penyakit Menular

Kondiloma Akuminata Penyakit Menular

Kondiloma Akuminata merupakan salah satu istilah untuk nama penyakit yang biasa disebut kutil kelamin atau kutil genital. Ini merupakan salah satu penyakit yang menyerang daerah intim dan menular melalui hubungan seksual baik pria maupun wanita.

Kondiloma Akuminata adalah tumor pada genital yang bersifat lunak seperti jengger ayam dan tidak nyeri. pengertian lainnya adalah pertumbuhan jaringan yang bersifat jinak, superfisial, terutama di daerah genital (Kelamin).

Kutil Genitalis (Kondiloma Akuminata) merupakan kutil di dalam atau di sekeliling vagina, penis, atau dubur yang ditularkan melalui hubungan seksual baik oral, vagina, maupun anus. Sinonim dari Kondiloma Akuminata yaitu: Kutil kelamin, Kutil kemaluan, Kutil genital (kutil genitalia), Genital warts, Veruka akuminata, Venereal wart, Jengger ayam.

Kondiloma Akuminata menunjukkan manifestasi epidermal yang diattribusikan untuk adanya epidermotropic human papillomavirus (HPV). Lebih dari 100 tipe rantai ganda HPV papovavirus telah diisolasi hingga hari ini. Banyak dari penyakit ini telah dikaitkan secara langsung terhadap peningkatan resiko neoplastik pada wanita dan pria.

Condyloma accuminatum [Kondiloma akuminata ] juga dikenal sebagai anogenital warts, genital warts atau venereal warts. Kondiloma Akuminata merupakan Penyakit Menular Seksual [PMS] / Penyakit Hubungan Seksual [PHS], ditemukan pada laki-laki maupun perempuan disebabkan infeksi virus papiloma human (VPH) tipe 6 dan 11. Pertumbuhan nya mula – mula kecil, kemudian cenderung berkelompok dan menyatu membentuk suatu benjolan yang besar yang menyerupai bunga kol [seperti
jengger ayam atau brokoli].

Kondiloma Akuminata Penyakit Menular

Kondiloma Akuminata Penyakit Menular

Penyebab Kondiloma Akuminata

Penyakit Hubungan Seksual adalah kelompok penyakit infeksi yang ditularkan melalui kontak seksual. Termasuk dalam PHS adalah Gonore (GO), Sifilis,Chlamydia, Herpes Genetalis, Kondiloma Akuminata, kutu kemaluan (pubic lice), Vaginitis. Penularan PHS umumnya adalah melalui hubungan seksual, sedangkan cara lainnya yaitu melalui transfusi darah, jarum suntik, ibu hamil kepada bayi yang dikandungnya, dan lain-lain.

Sumber penularan utama adalah wanita pekerja seksual. Berbagai negara telah melaporkan adanya peningkatan insidensi Kondiloma Akuminata dalam dekade terakhir ini. Beberapa penelitian yang telah dilakukan di Amerika Serikat, Inggris maupun beberapa rumah sakit di Indonesia menunjukkan bahwa
insidensi Kondiloma Akuminatum meningkat dari tahun ke tahun.

Penyakit Kondiloma Akuminata ini tidak langsung terjadi namun bisa tumbuh sekitar 2-3 bulan setelah melakukan hubungan seksual dengan orang yang mengidap penyakit tersebut. Penyebab utama Kondiloma Akuminata adalah Virus HPV (Human Papiloma Virus) yang menyerang kulit kelamin dan bisa juga menyerang mulut karena seks oral. Orang-orang yang rentan terhadap penyakit ini adalah mereka yang termasuk dalam kategori sebagai berikut:

  1. Melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan tanpa alat pengaman seperti kondom.
  2. Punya penyakit kelamin lainnya.
  3. Berhubungan seksual dengan penderita penyakit kondiloma akuminata baik yang anda ketahui atau tidak.
  4. Aktif melakukan hubungan seksual pada usia muda.

Penyebab Kondiloma Akuminata ini bisa disebabkan oleh diri sendiri karena kurangnya menjaga kebersihan tubuh khusunya bagian intim, berikut beberapa penyebab penyakit kondiloma akuminata, yaitu:

  1. Jarang mengganti celana dalam sehingga menyebabkan daerah intim menjadi lembab dan kotor.
  2. Tidak pernah atau jarang membersihkan daerah intim.
  3. Tidak mengeringkan bagian organ vital setelah buang air kecil.
  4. Tertular dari pasangan yang mengidap penyakit kondiloma akuminata.

Ada sekitar 100 jenis HPV tetapi hanya 30 jenis yang dapat menginfeksi daerah genital.

Gejala Kondiloma Akuminata

  • Area kecil berwarna abu-abu yang membengkak pada bagian daerah vital.
  • Beberapa kutil yang berdekatan bentuknya menyerupai kembang kol (blumkol).
  • Tidak nyaman dan rasa gatal pada bagian daerah genital.

Penyakit ini dapat disembuhkan total, namun kadang – kadang dapat kambuh setelah pengobatan karena adanya infeksi ulang atau timbulnya penyakit yang masih laten. Mengingat virus ini juga meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker serviks [kanker mulut rahim], maka jika memang seseorang sudah positif terkena kondiloma akuminata sebaiknya dilakukan test pap smear juga. Test ini juga dianjurkan bagi wanita paling tidak setiap 1 tahun setelah aktif secara seksual. Pada pria tempat yang sering terkena adalah glans penis, sulkus koronarius, frenulum dan batang penis, sedang pada wanita adalah fourchette posterior, vestibulum.

 

 

Kondiloma Akuminata Penyakit Menular

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Virus Herpes – Bahayakah?

Virus Herpes – Bahayakah?

Herpes adalah salah satu penyakit menular seksual yang berbahaya. Penyakit ini menyerang alat kelamin penderitanya. Penyebab penyakit herpes genitalis ini adalah virus herpes simpleks, terutama virus herpes simpleks tipe 2.

Virus Herpes merupakan penyakit dari virus yang umumnya ditandai dengan luka melepuh atau gelembung-gelembung berisi air dan berkelompok yang menyakitkan biasanya didaerah mulut dan sekitarnya dan bahkan sampai ke alat kelamin. Dan ada juga beberapa orang yang mengalami penyakit herpes untuk bagian anus, mata, jari-jari tangan atau kaki. Jenis penyakit ini juga bisa menular terjadi lewat kontak langsung.

Penyakit virus herpes ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berkelompok. Gelembung-gelembung ini berisi air pada dasar peradangan. Professor George Kinghorn, Genitourinary Medicine Consultant di Royal Hallamshire Hospital Sheffield mengatakan bahwa semua orang dewasa berpotensi untuk terinfeksi virus herpes, ada yang disertai dengan beberapa gejala dan ada juga tanpa menunjukan gejala.

Berbicara tentang peyakit virus herpes tak terlepas dari virus yang merupakan mahluk setengah hidup dan berkembang biak dari bahan-bahan sel mahluk hidup lainnya. Untuk menghindari serbuan dari sistem kekebalan tubuh, dia akan masuk ke serabut syaraf dan membuat dirinya dalam keadaan tidak aktif. Akibatnya sistem kekebalan tubuh akan sulit untuk mendeteksinya.

Virus yang paling sering mengganggu adalah virus herpes simpleks 1 (HSV-1) dan virus herpes simpleks 2 (HSV-2). Kedua virus herpes simpleks tersebut menyebabkan bintik-bintik kecil, iritasi, lepuh berisi cairan atau melepuh pada kulit dan selaput lendir. HSV-2 biasanya mempengaruhi alat kelamin, sedangkan HSV-1 paling umum mempengaruhi mulut.

Herpes disebabkan oleh salah satu dari virus herpes yang ditularkan melalui kontak langsung. Setelah terbentuk, virus aktif dalam tubuh, dan semakin mengaktifkan selama penderita mengalami masa stres, dan menjadi aktif dalam sel saraf. HSV memasuki tubuh melalui selaput lendir atau lubang kecil pada kulit sebagai akibat dari kontak langsung, misalnya, melalui sentuhan, ciuman, dan aktifitas seksual oral, atau anal. Virus yang paling menular adalah melalui kontak langsung dengan luka herpes, juga dapat menular melalui air liur, atau melalui kontak kulit dengan orang yang tidak memiliki luka yang tampak atau gejala lainnya tetapi orang tersebut sebagai penderita penyakit virus herpes.

Virus Herpes - Bahayakah?

Virus Herpes – Bahayakah?

 

Jenis Penyakit  VirusHerpes

Virus Herpes atau cacar genetalis

Virus Herpes atau cacar genetalis terjadi karena infeksi atau peradangan (gelembung lecet) pada kulit terutama dibagian alat vital, pintu dubur/anus, pantat dan pangkal paha/selangkangan.

 

Herpes atau cacar zoster

Virus Herpes atau cacar zoster adalah infeksi kulit yang disebabkan olah virus varicella-zoster yang menimbulkan gelembung cairan hampir pada bagian seluruh tubuh. seperti daerah wajah atau sekitar bibir.

 

Gejala-Gejala Penyakit Herpes

Gejala-gejala awal penyakit herpes ini yaitu rasa sesak nafas, demam, menggigil, sendi teras nyeri, pegal hanya pada satu bagian tubuh saja. Biasanya pasien virus herpes juga merasa terserang usus buntu, migraine atau serang jantung.

Virus Herpes- Kemuadian akan muncul gelembung kecil didaerah punggung tetapi pada satu sisi saja yaitu pada daerah persarafan tertentu. Gelembung tersebut terasa nyeri dan bisa pecah sehingga dapat terinfeksi oleh bakteri.

Virus Herpes- Untuk terbebas dari penularan penyakit herpes, anda harus mengenali gejalanya supaya bisa segera mengobatinya. Jika anda mengalami demam, sesak napas, pegal disatu bagian tubuh, menggigil, nyeri di persendian, bintik kemerahan di kulit, sampai sakit perut, bisa jadi anda mengalami penularan penyakit herpes. Jika sudah terlanjur terjangkit, jagalah supaya gelembung cairannya tidak pecah, karena hal itu hanya akan memicu masuknya kuman lain selain bekas dikulit

 

Penularan dan Pencegahan

Virus Herpes- Baik HSV-1 maupun HSV-2 dapat menular melalui kontak kulit, ciuman, hubungan seks dan oral seks. Virus herpes paling mudah ditularkan pada masa terjadinya luka aktif. Akan tetapi virus juga dapat menyebar selama tidak ada gejala yang tampak, dan ditularkan dari daerah yang kelihatannya tidak aktif. Sebagian besar penularan herpes genitalis atau herpes kelamin ini terjadi melalui kontak seksual. Sulitnya, kadang-kadang penderita tidak sadar bahwa ia menderita herpes genitalis, sehingga dengan melakukan hubungan seks yang tidak terlindungi, ia menularkan virus ini ke pasangannya.

Memang akibat infeksi HSV-2 jarang sampai menimbulkan kematian pada orang dewasa. Namun herpes genitalis perlu penanganan serius. Suami atau istri dengan pasangan yang terinfeksi herpes genitalis atau herpes kelamin perlu melakukan proteksi ketika melakukan hubungan seksual (salah satunya dengan memakai kondom). Infeksi virus herpes genitalis sangat berbahaya bagi para ibu hamil, yang dikhawatirkan adalah penularan virus HSV terhadap janin yang dikandungnya.

Apabila penularan HSV terjadi pada trimester I kehamilan, hal itu cenderung mengakibatkan abortus (keguguran). Sedangkan apabila penularan terjadi pada trimester II, bisa terjadi kelahiran prematur. Bayi yang lahir dari ibu yang menderita herpes genitalis dapat menderita kelainan yang sangat beragam, mulai dari hepatitis, ensefalitis bahkan dapat mengakibatkan kematian.

 

Virus Herpes – Bahayakah?

 

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Penyebab Virus Herpes

Penyebab Virus Herpes

Penyebab Virus Herpes- Bila mendengar kata penyakit herpes, masih banyak orang yang otomatis mengidentikkannya dengan penyakit kelamin yang menular. Hal ini tidak sepenuhnya salah, namun tidak lantas menjadikannya benar. Karena sesungguhnya ada dua macam penyakit herpes, yaitu herpes zoster dan herpes simpleks.

Penyebab Virus Herpes- Herpes zoster disebabkan oleh virus Varicella zoster, yaitu virus yang juga menyebabkan cacar air. Gejalanya sangat khas, yaitu timbul gelembung-gelembung kecil yang memerah dan terasa panas dan meliputi daerah persyarafan tertentu

Penyebab Virus Herpes- Biasanya herpes jenis ini terjadi di punggung atau lengan. Penyakit ini bukan penyakit kelamin dan tidak pula disebabkan oleh aktivitas seksual.

Jenis kedua yaitu herpes simpleks. Ada dua tipe herpes simpleks, yaitu tipe 1 menyebabkan herpes labialis (tejadi pada bibir) dan keratitis (infeks virus pada kornea mata), serta tipe 2 menyebabkan penyakit kelamin yang disebut herpes genitalis. Penyebab Virus Herpes- Herpes genitalis inilah yang ditularkan melalui hubungan seksual.

 

Penyebab Virus Herpes- Penyakit herpes simpleks cukup mudah didiagnosis. Penyakit ini berupa sekumpulan bintil-bintil kecil berisi air, bergerombol, mudah pecah, terasa sangat panas dan gatal. Selain itu, diagnosis juga bisa ditegakkan dengan pemeriksaan darah, yaitu mendeteksi antibodi virus herpes simpleks atau dengan biakan virus.

Penyebab Virus Herpes- Meski bisa sembuh sempurna, herpes selalu bisa kambuh sebab obat-obatan hanya bisa mengusir sebagian virus. Sisanya akan mengkristal, tidur dan bersembunyi di darah serta terus berada di syaraf untuk bangkit lagi suatu saat nanti jika bertemu dengan pemicunya. Penyebab Virus Herpes- Berikut ini adalah pemicu yang bisa membangunkan virus herpes dari hibernasi atau tidur panjangnya