Obat HIV AIDS

Obat HIV AIDS

 

Obat HIV AIDS – Penyakit HIV adalah suatu virus yang biasanya ditularkan dari satu orang kepada orang lain melalui kontak seksual. Orang yang telah terinfeksi virus HIV akan terkena penyakit yang disebabkan oleh virus HIV tersebut, yaitu AIDS. Virus HIV yang telah masuk ke dalam tubuh seseorang tidak akan menimbulkan gejala-gejala yang terlihat secara fisik sehingga penderitanya terlihat normal seperti tidak sedang terkena penyakit. Namun, perlu diwaspadai, walaupun drai luar penderita penyakit HIV tampak normal-normal saja, tetapi dia dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain dalam berbagai cara yang mungkin juga tidak disadari oleh penderita itu.

 

Obat HIV AIDS

Obat HIV AIDS

Obat HIV AIDS

S Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan, obat HIV AIDS. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

 

S.Lutena adalah obat HIV AIDS yang Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

 

SUPERLUTEIN adalah obat HIV AIDS dengan suplemen gizi yang kaya akan karotenoid (β-karotin) dengan manfaat yang sebanding dengan mengkonsumsi sayuran berwarna merah, kuning, oranye, serta sayuran berwarna hijau. Produk ini menyediakan suplemen yang tepat untuk mereka yang tidak dapat mengkonsumsi jumlah nutrisi yang dibutuhkan sehari-hari karena berbagai alasan. Nilai gizi dari produk ini diakui selama jumlah spesifik nilai gizi memenuhi standar yang ditetapkan oleh BPOM.

 

S Lutena sebagai obat HIV AIDS bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

 

S Lutena (SUPER LUTEIN) adalah obat HIV AIDS. Sekian artikel mengenai obat HIV AIDS. Semoga artikel mengenai obat HIV AIDS dapat bermanfaat untuk anda.

 

Obat HIV AIDS

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab HIV AIDS, Apa Saja ?

Penyebab HIV AIDS, Apa Saja ?

 

Penyebab HIV AIDS, Apa Saja ?

Penyebab HIV AIDS, Apa Saja ?

Penyebab HIV AIDS – Penyakit yang satu ini tentunya sudah sangat dikenal masyarakat, selain dikenal, penyakit ini sangat ditakuti oleh masyarakat luas karena penyakit ini adalah peyakit menular yang mematikan. HIV atau human immunodeficiency virus adalah virus yang mampu menyebabkan penyakit AIDS di dalam tubuh Anda. Anda dapat terinfeksi penyakit ini dengan cara melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan mereka yang sudah terkena penyakit ini atau berbagi jarum suntik dengan penderita AIDS. Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah.

 

PENYEBAB HIV AIDS

Penyebab HIV AIDS adalah infeksi oleh virus HIV, yang menyerang system kekebalan tubuh sehingga sel-sel pertahanan tubuh makin lama makin banyak yang rusak. Penderita infeksi HIV menjadi sangat rentan terhadap semua bentuk infeksi. Pada tahap akhir, penderita tidak bisa tahan terhadap kuman-kuman yang secara normal bisa dilawannya dengan mudah.

Infeksi HIV ditularkan melalui hubungan badan baik vagina, anus, dan kontak dengan darah penderita HIV, seperti lewat jarum suntik, bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terinfeksi HIV, menerima transfusi darah yang terinfeksi, serta transplantasi organ tubuh.

Faktor lain penyebab HIV AIDS antara lain :

  1. Penggunaan Jarum Suntik Yang Kurang Steril

Penyebab HIV AIDS yang pertama adalah penggunaan jarum suntik. Penggunaan jarum suntik yang tidak steril bisa meningkatkan risiko seseorang terkena AIDS. Biasanya hal ini terjadi pada kalangan orang yang hobi mengonsumsi Narkoba yang terkadang sering bertukar jarum suntik.

  1. Seks Bebas Dan Seks Yang Kurang Sehat Dan Kurang Aman

Penyebab HIV AIDS lainnya adalah seks bebas. Ketika Anda berhubungan intim, upayakan untuk maenaggunakan pengaman. Sebab, virus HIV AIDS akan lebih mudah menular ketika aktivitas intim Anda tidak sehat dan tanpa pengaman. Hubungan intim yang kurang aman dan tanpa dilengkapi pelindung (Kondom) lebih riskan dibandingkan memakai Kondom alias pelindung.

  1. Penyakit Keturunan

Jika orang tua atau kaker nenek Anda memiliki riwayat penyakit AIDS maka kemungkinan besar penyakit ini akan diwariskan pada Anda, dengan kata lain Anda akan menderita penyakit yang sama (kemungkinan besar). Ini juga merupakan penyebab HIV AIDS.

 

Cara Mengobati HIV AIDS

S Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Obat HIV S Lutena

Obat HIV S Lutena

Komposisi dari S.Lutena: Sulingan minyak ikan (mengandung DHA), minyak gandum, ekstrak blackcurrant, ekstrak blueberi, gelatin, gliserin, lilin lebah,ekstrak Vitamin E, ekstrak marigold (mengandung lutein, zeaxanthin) lycopene tomat, karotin, bunga kacapiring, vitamin B1, B2, B6, B12.

 

S Lutena bermanfaat dalam pengobatan dan peyembuhan penyakit: Mata Katarak, Mata Minus, Mata Plus, Mata Silindris, Mata Glaukoma, Mata Buta, Mata Juling, Mata Berair dan Perih, Mata Rabun, Mata Kering, Mata Floater, Jantung Koroner, Kanker Otak, Kanker Rahim, Kanker Payudara, Kanker Usus Besar, Kanker Darah, Kanker Kulit, Kanker Nasofaring, Prostat, Gangguan Pendengaran, Kista, Lukemia, Eksim, Kutil/Kapalan, Asma, Liver, Sakit Perut, Radang Sendi, Vertigo, Wasir, Patah Tulang, Asam Urat, Diabetes Melitus, Stroke, Gagal ginjal, Kelumpuhan Otak, Osteoporosis, TBC, Pendarahan, Thypus, Mag, Masa Kehamilan, Aids/HIV dan lain-lain

 

Itulah beberapa informasi mengenai penyebab HIV AIDS. Sekian artikel mengenai penyebab HIV AIDS. Semoga artikel mengenai penyebab HIV AIDS diatas dapat menambah informasi untuk anda serta dapat bermanfaat.

 

Penyebab HIV AIDS, Apa Saja ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Penyakit HIV

Cara Mencegah Penyakit HIV

 

Cara Mencegah Penyakit HIV – HIV atau human immunodeficiency virus adalah virus yang mampu menyebabkan penyakit AIDS di dalam tubuh Anda. Anda dapat terinfeksi penyakit ini dengan cara melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan mereka yang sudah terkena penyakit ini atau berbagi jarum suntik dengan penderita AIDS.

 

Cara Mencegah Penyakit HIV

Cara Mencegah Penyakit HIV

Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah. Melakukan pencegahan secara dini bisa menghindarkan Anda dari terkena penyakit HIV dan AIDS. Salah satu cara pencegahan terhadap penyakit HIV dan AIDS adalah dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

 

Selintas, beberapa kebiasaan berikut ini terlihat biasa saja. Namun ini ternyata bisa mempengaruhi virus penyakit HIV dan AIDS datang. Seperti yang dikutip dari Healthmeup, ada baiknya bila Anda mengikutip kebiasaan-kebiasaan baik berikut ini untuk cara mencegah penyakit HIV Anda tertular penyakit HIV dan AIDS:

  1. Lakukan pemeriksaan diri secara teratur

Cara mencegah penyakit HIV – Menguji secara teratur status AIDS Anda bisa membantu mencegah menularkan infeksi tersebut. Di samping itu, tes ini juga mudah dan laporannya bisa tersedia dalam beberapa hari atau kurang lebih 20 menit setelah pemeriksaan.

  1. Hindari pelumas berminyak

Cara mencegah penyakit HIV – Menggunakan pelumas berbasis minyak akan melemahkan kondom dan meningkatkan kemungkinan penularan cairan. Oleh karena itu, gunakan pelumas berbasis air saat akan melakkan hubungan intim, bukan pelumas berbasis minyak agar aktivitas seksual tetap aman.

  1. Hindari berbagi jarum

Cara mencegah penyakit HIV – Jangan pernah untuk menggunakan jarum bekas ataupun berbagi jarum dengan orang lain, entah itu untuk penggunaan obat di rumah atau penggunaan obat illegal. Pasalnya, hal itu akan menyebabkan adanya kontak darah dengan orang lain, yang menempatkan Anda pada resiko terinfeksi HIV.

  1. Barang-barang pribadi Anda hanya untuk Anda

Cara mencegah penyakit HIV – Hindari pemakaian bersama atau meminjamkan barang pribadi kepada orang lain, seperti pisau cukur atau sikat gigi dengan siapapun. Itu karena barang-barang pribadi Anda bisa membuat bercak darah dan berbagi item ini dengan orang baru yang mana ini bisa mengakibatkan penularan darah dan menempatkan Anda pada risiko terkena infeksi.

 

Itulah beberapa cara mencegah penyakit HIV. Sekian artikel mengenai cara mencegah penyakit HIV. Semoga artikel mengenai cara mencegah penyakit HIV diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

 

Cara Mencegah Penyakit HIV

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hiv Aids Di Indonesia

Hiv Aids Di Indonesia

 

Hiv Aids Di Indonesia – HIV atau human immunodeficiency virus adalah virus yang mampu menyebabkan penyakit AIDS di dalam tubuh Anda. Anda dapat terinfeksi penyakit ini dengan cara melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan mereka yang sudah terkena penyakit ini atau berbagi jarum suntik dengan penderita AIDS.

 

HIV AIDS Di Indonesia

HIV AIDS Di Indonesia

HIV AIDS di Indonesia ditangani oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan memiliki Strategi Penanggulangan AIDS Nasional untuk wilayah Indonesia. Ada 79 daerah prioritas di mana epidemi AIDS sedang meluas. Daerah tersebut menjangkau delapan provinsi: Papua, Papua Barat, Sumatera Utara, Jawa Timur, Jakarta, Kepulauan Riau, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Program-program penanggulangan HIV AIDS di Indonesia menekankan pada pencegahan melalui perubahan perilaku dan melengkapi upaya pencegahan tersebut dengan layanan pengobatan dan perawatan. Program PEPFAR di Indonesia bekerja sama secara erat dengan saat ini.

 

Semula kasus HIV AIDS di Indonesia berada pada low level epidemic. Sejak 2000, kasus AIDS di Indonesia meningkat menjadi concentrated level epidemic. Tapi, belum masuk tahap epidemi meluas yang diindikasikan dengan tingkat persentase kasus HIV AIDS di Indonesia pada Ibu hamil mencapai di atas satu persen. Sedangkan pada masa kini, sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional, Nafsiah Mboi mengatakan jumlah perempuan yang terinfeksi HIV AIDS di Indonesia terus meningkat dengan cepat.

 

Di Indonesia saat ini terdapat sekitar 40 ribu ibu rumah tangga yang terkena HIV AIDS karena tertular dari suami mereka. Pemicu penularan HIV AIDS terbesar sampai saat ini, menurut data Komisi Penanggulangan AIDS Nasional adalah hubungan seksual yang berisiko bahasa halus dari zina. Pada masa kini sebanyak 3,1 juta pria merupakan penikmat seks bebas dan pelaku zina, lalu 800 ribu lainnya berhubungan seksual sesama jenis. Sedangkan, 230 ribu pengidap terjangkit melalui jarum suntik yang digunakan secara bergantian. Dilihat dari usia, pengidap AIDS paling banyak terjadi pada kelompok produktif yaitu dengan rentang usia 20 hingga 29 tahun, disusul kelompok umur 30 hingga 39 tahun.

 

CARA MENCEGAH HIV AIDS

Berikut adalah cara mencegah HIV AIDS di Indonesia yang dapat di lakukan :

  1. Lakukan pemeriksaan diri secara teratur

Menguji secara teratur status AIDS Anda bisa membantu mencegah menularkan infeksi tersebut. Di samping itu, tes ini juga mudah dan laporannya bisa tersedia dalam beberapa hari atau kurang lebih 20 menit setelah pemeriksaan.

  1. Hindari pelumas berminyak

Menggunakan pelumas berbasis minyak akan melemahkan kondom dan meningkatkan kemungkinan penularan cairan. Oleh karena itu, gunakan pelumas berbasis air saat akan melakkan hubungan intim, bukan pelumas berbasis minyak agar aktivitas seksual tetap aman.

  1. Hindari berbagi jarum

Jangan pernah untuk menggunakan jarum bekas ataupun berbagi jarum dengan orang lain, entah itu untuk penggunaan obat di rumah atau penggunaan obat illegal. Pasalnya, hal itu akan menyebabkan adanya kontak darah dengan orang lain, yang menempatkan Anda pada resiko terinfeksi HIV.

  1. Barang-barang pribadi Anda hanya untuk Anda

Hindari pemakaian bersama atau meminjamkan barang pribadi kepada orang lain, seperti pisau cukur atau sikat gigi dengan siapapun. Itu karena barang-barang pribadi Anda bisa membuat bercak darah dan berbagi item ini dengan orang baru yang mana ini bisa mengakibatkan penularan darah dan menempatkan Anda pada risiko terkena infeksi.

 

Itulah sekilas informasi mengenai HIV AIDS di Indonesia. Terima kasih anda telah membaca artikel mengenai HIV AIDS di Indonesia. Semoga artikel mengenai HIV AIDS di Indonesia diatas dapat bermanfaat untuk anda.

 

Hiv Aids Di Indonesia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PENYAKIT HIV DAN PENCEGAHANNYA

PENYAKIT HIV DAN PENCEGAHANNYA

 

Penyakit HIV Dan Pencegahannya

Penyakit HIV Dan Pencegahannya

PENYAKIT HIV – HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sel darah putih di dalam tubuh (limfosit) yang mengakibatkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Orang yang telah mengidap virus AIDS akan menjadi pembawa dan penular AIDS selama hidupnya, walaupun tidak merasa sakit dan tampak sehat. AIDS juga dikatakan penyakit yang berbahaya karena sampai saat ini belum ada obat atau vaksin yang bisa mencegah virus AIDS. Selain itu orang terinfeksi virus AIDS akan merasakan tekanan mental dan penderitaan batin karena sebagian besar orang di sekitarnya akan mengucilkan atau menjauhinya. Dan penderitaan itu akan bertambah lagi akibat tingginya biaya pengobatan. Bahaya AIDS yang lain adalah menurunnya sistim kekebalan tubuh. Sehingga serangan penyakit yang biasanya tidak berbahaya pun akan menyebabkan sakit atau bahkan meninggal.

 

GEJALA PENYAKIT HIV AIDS

Sejak pertama seseorang terinfeksi virus penyakit HIV, maka virus tersebut akan hidup dalam tubuhnya, tetapi orang tersebut tidak menunjukkan gejala penyakit namun terlihat betapa sehat, aktif, produktif seperti biasa. Karena gejala-gejala penyakit HIV AIDS tampak setelah + 3 bulan. Adapun gejala-gejala AIDS itu sendiri adalah :

  • Berat badan turun dengan drastis.
  • Demam yang berkepanjangan(lebih dari 38 0C)
  • Pembesaran kelenjar (dileher), diketiak, dan lipatan paha)yang timbul tanpa sebab.
  • Mencret atau diare yang berkepanjangan.
  • Timbulnya bercak-bercak merah kebiruan pada kulit (Kanker kulit atau KAPOSI SARKOM).
  • Sesak nafas dan batuk yang berkepanjangan.
  • Sariawan yang tidak sembuh-sembuh.

Semua itu adalah gejala-gejala yang dapat kita lihat pada penderita penyakit HIV AIDS, yang lama-kelamaan akan berakhir dengan kematian.

 

PENCEGAHAN PENYAKIT HIV

Bagaimana cara mencegah hiv ? berikut adalah upaya yang dapat di lakukan untuk mencegah hiv antara lain :

  1. Cara mencegah penyakit hiv yang pertama adalah dengan cara menghindari Kontak dengan Darah yang terinfeksi HIV Cara yang paling umum untuk menularkan HIV adalah melalui kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi HIV. Transfusi, atau kontak dengan luka, dapat menyebabkan virus menyebar dari satu orang ke orang lain. Transmisi dengan darah dapat dengan mudah dihindari melalui tes darah dan menghindari kontak dengan luka jika seseorang positif terinfeksi HIV, jika Anda harus berurusan dengan luka dari pengidap HIV/ AIDS, pastikan untuk memakai pakaian pelindung seperti sarung tangan karet.
  1. Cara mencegah hiv berikut nya adalah dengan cara berhati-hati dengan Jarum suntik dan peralatan Bedah Obat infus, jarum suntik dan peralatan tato dapat menjadi sumber infeksi HIV. Jarum tato senjata,, dan pisau cukur adalah alat yang berpaparan langsung dengan darah orang yang terinfeksi. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika menggunakan jarum dan peralatan bedah:
    1. Jangan menggunakan kembali Alat suntik sekali pakai.
    2. Bersihkan dan cuci peralatan bedah sebelum menggunakannya.
    3. Jika Anda ingin tato, pastikan itu dilakukan oleh sebuah toko tato bersih dan sanitasi.
    4. Hindari penggunaan obat-obat terlarang dan zat yang dikendalikan intravena.
  1. Cara mencegah penyakit hiv berikut nya adalah dengan cara menggunakan Kondom Cara lain untuk penularan HIV adalah melalui kontak seksual tidak terlindungi. kondom adalah baris pertama pertahanan Anda untuk menghindari terinfeksi HIV. Hal ini sangat penting untuk menggunakan kondom saat berhubungan seks, tidak hanya akan mengurangi kemungkinan terinfeksi HIV, tetapi juga dapat melindungi diri dari infeksi menular seksual lainnya. kondom Lateks adalah yang terbaik, tetapi Anda juga dapat menggunakan kondom polyurethane. Jangan menggunakannya kembali dan pastikan bahwa tidak ada yang rusak di hambatan saat menggunakannya. Ini merupakan cara mencegah hiv.
  1. Cara mencegah penyakit hiv berikut nya adalah dengan cara menghindari Seks Bebas HIV dan AIDS yang lebih lazim untuk orang dengan banyak pasangan seksual. Jika Anda hanya memiliki satu pasangan seksual, Anda secara dramatis dapat meminimalkan kemungkinan tertular HIV atau mendapatkan AIDS. Namun itu tidak berarti bahwa Anda dapat berhenti menggunakan kondom, Anda masih harus melakukan seks dilindungi bahkan jika Anda setia pada pasangan seksual Anda.

 

Itulah sekilas informasi mengenai penyakit HIV dan pencegahannya. Terima kasih anda telah membaca artikel mengenai penyakit HIV dan pencegahannya. Semoga artikel mengenai penyakit HIV dan pencegahannya diatas dapat bermanfaat untuk anda.

 

PENYAKIT HIV DAN PENCEGAHANNYA

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PENYEBAB HIV DAN GEJALANYA

PENYEBAB HIV DAN GEJALANYA

 

PENYEBAB HIV – HIV atau human immunodeficiency virus adalah virus yang mampu menyebabkan penyakit AIDS di dalam tubuh Anda. Anda dapat terinfeksi penyakit ini dengan cara melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan mereka yang sudah terkena penyakit ini atau berbagi jarum suntik dengan penderita AIDS.

Penyebab HIV Dan Gejalanya

Penyebab HIV Dan Gejalanya

Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah. Berikut adalah gejala awal dari penyakit HIV AIDS yang harus Anda ketahui :

  • Demam

Gejala awal dari penyakit ini dapat berupa demam ringan, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Hal ini menjadi tanda bahwa virus tersebut telah memasuki aliran darah Anda dan merusak kekebalan tubuh.

  • Kelelahan

Ketika virus tersebut telah memasuki tubuh Anda, maka mereka akan menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Sehingga dapat menyebabkan kelelahan dan kelemahan di dalam tubuh Anda.

  • Nyeri otot

Nyeri otot ini terjadi sebab terjadi peradangan di kelenjar getah bening Anda. Nyeri ini pun dapat menyerang di sendi dan pangkal paha atau lutut.

  • Ruam kulit

Sebuah ruam kulit seperti bisul dan jerawat yang tiba-tiba menyerang tubuh juga dapat menjadi tanda awal dari penyakit ini. Penyakit kulit ini terjadi beberapa saat setelah Anda terinfeksi HIV.

  • Mual, muntah dan diare

Diare yang terus menerus dan disertai dengan mual dan muntah juga menjadi tanda bahwa Anda terinfeksi penyakit ini.

  • Berat badan berkurang dan batuk kering

Batuk kering dan turunnya berat badan secara drastis juga merupakan tanda awal penyakit HIV AIDS. Hal ini terjadi karena lagi-lagi disebabkan virus HIV yang mengganggu kesehatan sel tubuh lain.

 

PENYEBAB HIV

Secara umum penyebab HIV hanya dibagi dalam 4 kategori umum, yaitu :

  1. Penggunaan Jarum Suntik yang tidak Steril

Penyebab HIV adalah penggunann jarum suntik yang tidak steril. Penggunaan jarum suntik yang tidak steril sangat mampu mendorong seseorang terkena penyakit AIDS, para pengguna Narkoba yang terkadang saling bertukar jarum suntik sangat rentan tertular penyakit ini, karena penularan HIV AIDS sangat besar presentasenya terjadi karena cairan pada tubuh penderita yang terkena HIV AIDS berpindah ke tubuh normal (sehat).

  1. Seks Bebas serta seks yang kurang sehat dan aman

Penyebab HIV dalah seks bebads serta seks yang kurang sehat dan aman. Berhubungan intim yang tidak sehat dan tidak menggunakan pengaman adalah peringkat pertama terbesar penyebab menularnya virus HIV AIDS, transmisi atau penularan HIV (Human Immunodeficiency Virus) dalam hubungan seksual peluang terjadinya sangat besar, karena pada saat terjadi kontak antara sekresi pada cairan vagina pada alat kelamin.

  1. Penyakit Menurun

Penyebab HIV adalah berasal dari penyaki yang menurun. Seseorang ibu yang terkena AIDS akan dapat menurunkan penyakitnya pada janin yang dikandungnya, transmisi atau penularan HIV melalui rahim pada masa parinatal terjadi pada saat minggu terakhir pada kehamilan dan pada saat kehamilan, tingkat penularan virus ini pada saat kehamilan dan persalinan yaitu sebesar 25%. Penyakit ini tergolong penyakit yang dapat dirutunkan oleh sang ibu terhadap anaknya, menyusui juga dapat meningkatkan resiku penulaan HIV AIDS sebesar 4%.

  1. Tranfusi darah yang tidak steril

Penyebab HIV adalah transfusi darah yang tidak steril. Cairan didalam tubuh penderita AIDS sangat rentan menular sehingga dibutuhkan pemeriksaan yang teliti dalam hal transfusi darah pemilihan dan penyeleksian donor merupakan tahap awal untuk mencegah penularan penyakit AIDS, Resiko penularan HIV AIDS di sangat kecil presentasenya di negara-negara maju, hal ini disebabkan karena dinegara maju keamanan dalam tranfusi darah lebih terjamin karena proses seleksi yang lebih ketat.

 

Itulah sekilas informasi mengenai penyebab HIV dan gejalanya. Terima kasih telah membaca artikel mengenai penyebab HIV dan gejalanya. Semoga informasi mengenai penyebab HIV dan gejalanya diatas dapat bermanfaat untuk anda.

 

PENYEBAB HIV DAN GEJALANYA

Posted in Uncategorized | Leave a comment

GEJALA HIV AIDS YANG HARUS DIKETAHUI

GEJALA HIV AIDS YANG HARUS DIKETAHUI

 

GEJALA HIV AIDS – Penyakit HIV AIDS adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus. Segala penyakit yang disebabkan virus ataupun infeksi seringkali berkaitan dengan daya tahan tubuh seseorang. Pada jenis penyakit virus biasa, dengan daya tahan yang lemah virus akan lebih mudah menyerang. Tetapi bila daya tahan tubuh kita bagus, maka akan mengalami kesulitan dalam melakukan penyerangan terhadap tubuh.

gejala hiv aids

GEJALA HIV AIDS

Pada tahap awal infeksi HIV, gejala yang paling umum pun tidak ada. Karena gejala awalnya tidak ada, orang-orang yang berisiko tersebut kadang tidak tahu tubuhnya sudah dimasuki virus HIV. Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah.

Berikut adalah gejala HIV AIDS yang harus Anda ketahui :

1.  Demam

Salah satu gejala paling umum dari gejala HIV AIDS adalah demam ringan, hingga 102 derajat Fahrenheit. Demam itu biasanya disertai kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan. Pada titik ini, virus bergerak masuk ke aliran darah dan mulai mereplikasi dalam jumlah besar.

  1. Kelelahan

Gejala HIV AIDS lainnya adalah Anda mulai merasa lelah akut dan lesu. Ini karena kekebalan tubuh Anda sudah mulai dikacaukan oleh HIV. Seorang penderita HIV bahkan bisa kehabisan nafas hanya karena berjalan.

  1. Nyeri otot dan sendi

Gejala HIV AIDS kadang disalahartikan sebagai gejala flu, sifilis, atau hepatitis. Tak heran, karena gejalanya memang mirip, yakni nyeri pada persendia, otot, dan kelenjar getah bening yang kebanyakan berada di pangkal paha, ketik, dan leher.

  1. Sakit tenggorokan dan sakit kepala

Sakit pada tenggorokan dan kepala disebut Horberg bisa jadi bagian dari gejala anda terserang HIV. Namun untuk membuktikan gejala ini sebagai tanda Anda terkena HIV, biasanya perlu dites laboratorium terlebih dulu.

  1. Ruam pada kulit

Gejala HIV AIDS ini bisa datang pada awal seseorang terinfeksi HIV. Namun pada beberapa kasus, tanda ini malah muncul belakangan. Ruam pada kulit muncul jika penderita yang tidak memiliki riwayat alergi. Bentuknya bisa berupa bisul, dan tanda gatal warna merah muda pada beberapa bagian tubuh.

  1. Mual, muntah, dan diare

Sebanyak 30-60 persen penderita HIV mengalami gejala ini. Pengidap HIV biasanya mengalami diare terus-menerus, namun tidak demikian pada penderita yang kekebalan tubuhnya kuat sejak semula.

  1. Berat badan menurun

Jika Anda mulai kehilangan berat badan, itu adalah tanda sistem kekebalan tubuh Anda sudah terserang. Menurut pakar kesehatan, dr.Malvestutto, gejala HIV yang paling umum adalah berat badan yang menurun signifikan meski sudah banyak makan.

  1. Batuk kering

Jika batuk kering berlangsung selama satu tahun lebih dan makin parah, sedangkan obat batuk tidak bisa menyembuhkannya, patut diwaspadai Anda sudah terserang HIV.

  1. Perubahan pada kuku

Tanda anda terserang HIV adalah adanya perubahan pada kuku anda. Kuku biasanya mengalami penebalan dan melengkung. Bahkan pada beberapa penderita, kuku mereka berubah warna menjadi kehitaman, dengan garis coklat vertikal maupun horizontal di permukaannya.

10.  Susah konsentrasi

Masalah kognitif bisa jadi tanda Anda telah terjangkit HIV. Gejala HIV AIDS ini biasanya muncul belakangan. Selain susah konsentrasi, penderita HIV biasanya jadi mudah marah dan tersinggung, ceroboh, susah berkoordinasi, dan mengalami kesulitan melakukan aktivitas yang berhubungan dengan syaraf motorik seperti menulis.

11.  Menstruasi tidak teratur

Gejala HIV AIDS lainnya pada perempuan penderita HIV, siklus menstruasi biasanya menjadi tidak teratur. Hal ini adalah ekses dari penurunan berat badan.

Sekian artikel mengenai gejala HIV AIDS. Semoga artikel mengenai gejala HIV AIDS diatas dapat bermanfaat untuk anda.

 

GEJALA HIV AIDS YANG HARUS DIKETAHUI

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PENYAKIT HIV, WASPADAI !

PENYAKIT HIV, WASPADAI !

 

penyakit hivPENYAKIT HIV – Ketika pertama kali mendengar istilah HIV AIDS tentunya yang berada dalam pikiran kita adalah gambaran sebuah penyakit yang berbahaya dan sampai saat ini belum ditemukan pengobatan yang tepat dan berhasil menyembuhkan akan penyakit ini. Penyakit HIV adalah salah satu jenis penyakit yang cara penularannya adalah memalui hubungan seksual. Dalam bahasa medisnya adalah masuk dalam golongan Penyakit Menular Seksual (PMS).

Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV AIDS atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain). Penyakit HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus. Segala penyakit yang disebabkan virus ataupun infeksi seringkali berkaitan dengan daya tahan tubuh seseorang. Pada jenis penyakit virus biasa, dengan daya tahan yang lemah virus akan lebih mudah menyerang. Tetapi bila daya tahan tubuh kita bagus, maka akan mengalami kesulitan dalam melakukan penyerangan terhadap tubuh. Cara penularan virus ini bisa bermacam-macam misalnya melalui hubungan seksual, penggunaan jarum suntik berganti-ganti orang, transfusi darah, bahkan pada ibu hamil yang menularkan kepada bayi yang sedang dikandungnya.

 

Cara penularan penyakit HIV dapat ditularkan melalui injeksi langsung ke aliran darah, serta kontak membran mukosa atau jaringan yang terlukan dengan cairan tubuh tertentu yang berasal dari penderita HIV. Cairan tertentu itu meliputi darah, semen, sekresi vagina, dan ASI. Beberapa jalur penularan HIV yang telah diketahui adalah melalui hubungan seksual, dari ibu ke anak (perinatal), penggunaan obat-obatan intravena, transfusi dan transplantasi, serta paparan pekerjaan.Jika virus HIV telah masuk ke tubuh seseorang baru beberapa tahun kemudian virus ini akan mulai menyerang sistem kekebalan tubuh pada sel darah putih. Kekebalan tubuh seseorang yang terinfeksi HIV biasanya akan terus menurun dan kemudian hilang dalam kurun waktu sekitar 5 sampai 10 tahun. Pada saat itulah ciri-ciri seseorang yang terkena penyakit HIV baru muncul, seperti badan yang terus-menerus turun, mengalami diare berkepanjangan, munculnya panas tinggi yang tidak dapat sembuh, lalu diikuti dengan bercak-bercak kemerahan, dan batuk berkepanjangan. Setelah mengalami gejala-gejala tersebut, seseorang telah dinyatakan terkena penyakit HIV AIDS. Setelah kekebalan tubuh seseorang hilang maka penyakit akan mudah menghinggapi orang tersebut. Penyakit akan terus menerus hingga, sampai suatu saat mucnul penyakit yang benar-benar berbahaya yang kemudian akan mengakibatkan kematian.

 

Satu cara untuk mendapat kepastian mengenai penyakit ini adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV AIDS terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV. Kematian yang disebabkan infeksi HIV AIDS kebanyakan bukan karena infeksi virus, melainkan karena turunnya kekebalan tubuh atau sistem imun. Mencegah penyakit HIV memang sangat sangatlah saat membicarakan masalah HIV AIDS sebab sampai saat ini belum juga ditemukan cara perawatan, vaksin, maupun obat-obatan yang dapat menghilangkan HIV dari dalam tubuh manusia. Oleh karenanya, mencegah penularan HIV merupakan cara yang paling efektif untuk menghindari AIDS.

Program pencegahan penularan dan penyebaran HIV lebih dipusatkan pada pendidikan masyarakat mengenai cara-cara penularan HIV. Dengan demikian, masyarakat (terutama kelompok perilaku resiko tinggi) dapat mengubah kebiasaan hidup mereka sehingga tidak mudah terjangkit HIV. Dan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari HIV/AIDS adalah dengan cara membiasakan diri dengan perilaku seks yang sehat, menggunakan jarum suntik dan alat-alat medis yang steril, menjauhi segala bentuk penggunaan narkoba, tidak terima transfusi darah dari orang yang mengidap hiv, dan menganjurkan wanita pengidap hiv untuk tidak hamil.

 

Itulah beberapa informasi mengenai penyakit HIV. Sekian artikel mengenai penyakit HIV. Semoga artikel mengenai penyakit HIV diatas dapat bermanfaat untuk anda.

 

PENYAKIT HIV, WASPADAI !

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PENYAKIT HIV DAN PENYEBABNYA

PENYAKIT HIV DAN PENYEBABNYA

 

PENYAKIT HIV – Penyakit HIV adalah suatu virus yang biasanya ditularkan dari satu orang kepada orang lain melalui kontak seksual. Orang yang telah terinfeksi virus HIV akan terkena penyakit yang disebabkan oleh virus HIV tersebut, yaitu AIDS. Virus HIV yang telah masuk ke dalam tubuh seseorang tidak akan menimbulkan gejala-gejala yang terlihat secara fisik sehingga penderitanya terlihat normal seperti tidak sedang terkena penyakit. Namun, perlu diwaspadai, walaupun drai luar penderita penyakit HIV tampak normal-normal saja, tetapi dia dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain dalam berbagai cara yang mungkin juga tidak disadari oleh penderita.

 

penyakit hiv

Penyakit HIV Dan Penyebabnya

PENYEBAB PENYAKIT HIV

Penyebab penyakit HIV adalah infeksi oleh virus HIV, yang menyerang system kekebalan tubuh sehingga sel-sel pertahanan tubuh makin lama makin banyak yang rusak. Penderita infeksi penyakit HIV menjadi sangat rentan terhadap semua bentuk infeksi. Pada tahap akhir, penderita tidak bisa tahan terhadap kuman-kuman yang secara normal bisa dilawannya dengan mudah.

Infeksi HIV ditularkan melalui hubungan badan baik vagina, anus, dan kontak dengan darah penderita penyakit HIV, seperti lewat jarum suntik, bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terinfeksi HIV, menerima transfusi darah yang terinfeksi, serta transplantasi organ tubuh.

Faktor lain penyebab penyakit HIV antara lain :

  1. Penggunaan jarum suntik yang kurang steril

Penyebab hiv yang pertama adalah penggunaan jarum suntik. Penggunaan jarum suntik yang tidak steril bisa meningkatkan risiko seseorang terkena AIDS. Biasanya hal ini terjadi pada kalangan orang yang hobi mengonsumsi Narkoba yang terkadang sering bertukar jarum suntik.

  1. Seks bebas dan seks yang kurang sehat dan kurang aman

Penyebab hiv lainnya adalah seks bebas. Ketika Anda berhubungan intim, upayakan untuk maenaggunakan pengaman. Sebab, virus HIV AIDS akan lebih mudah menular ketika aktivitas intim Anda tidak sehat dan tanpa pengaman.

Hubungan intim yang kurang aman dan tanpa dilengkapi pelindung (Kondom) lebih riskan dibandingkan memakai Kondom alias pelindung.

  1. Penyakit keturunan

Jika orang tua atau kaker nenek Anda memiliki riwayat penyakit AIDS maka kemungkinan besar penyakit ini akan diwariskan pada Anda, dengan kata lain Anda akan menderita penyakit yang sama (kemungkinan besar). Ini juga merupakan penyebab hiv.

 

GEJALA PENYAKIT HIV

Pada tahap awal infeksi HIV, gejala yang paling umum pun tidak ada. Karena gejala awalnya tidak ada, orang-orang yang berisiko tersebut kadang tidak tahu tubuhnya sudah dimasuki virus HIV. Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah.

Berikut adalah gejala HIV AIDS yang harus Anda ketahui :

  1. Demam

Salah satu gejala paling umum dari gejala HIV AIDS adalah demam ringan, hingga 102 derajat Fahrenheit. Demam itu biasanya disertai kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan. Pada titik ini, virus bergerak masuk ke aliran darah dan mulai mereplikasi dalam jumlah besar.

  1. Kelelahan

Gejala HIV AIDS lainnya adalah Anda mulai merasa lelah akut dan lesu. Ini karena kekebalan tubuh Anda sudah mulai dikacaukan oleh HIV. Seorang penderita HIV bahkan bisa kehabisan nafas hanya karena berjalan.

  1. Nyeri otot dan sendi

Gejala HIV AIDS kadang disalahartikan sebagai gejala flu, sifilis, atau hepatitis. Tak heran, karena gejalanya memang mirip, yakni nyeri pada persendia, otot, dan kelenjar getah bening yang kebanyakan berada di pangkal paha, ketik, dan leher.

  1. Sakit tenggorokan dan sakit kepala

Sakit pada tenggorokan dan kepala disebut Horberg bisa jadi bagian dari gejala anda terserang HIV. Namun untuk membuktikan gejala ini sebagai tanda Anda terkena HIV, biasanya perlu dites laboratorium terlebih dulu.

  1. Ruam pada kulit

Gejala HIV AIDS ini bisa datang pada awal seseorang terinfeksi HIV. Namun pada beberapa kasus, tanda ini malah muncul belakangan. Ruam pada kulit muncul jika penderita yang tidak memiliki riwayat alergi. Bentuknya bisa berupa bisul, dan tanda gatal warna merah muda pada beberapa bagian tubuh.

 

Itulah sekilas informasi mengenai penyakit hiv dan penyebab. Terima kasih telah membaca artikel mengenai penyakit hiv dan penyebabnya. Semoga informasi mengenai penyakit hiv dan penyebabnya diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

 

PENYAKIT HIV DAN PENYEBABNYA

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PENYAKIT HIV DAN OBATNYA

PENYAKIT HIV DAN OBATNYA

 

PENYAKIT HIV – HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sel darah putih di dalam tubuh (limfosit) yang mengakibatkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Orang yang dalam darahnya terdapat virus penyakit HIV dapat tampak sehat dan belum membutuhkan pengobatan. Namun orang tersebut dapat menularkan virusnya kepada orang lain bila melakukan hubungan seks berisiko dan berbagi alat suntik dengan orang lain. Virus penyakit HIV bekerja dengan cara menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini juga menyebabkan penderitanya rentan terhadap serangan kanker karena menurunnya kekebalan tubuh.

penyakit hiv

Penyakit HIV Dan Obatnya

 

GEJALA-GEJALA PENYAKIT HIV

Sebelum seseorang bisa dikatakan terkena penyakit HIV/AIDS. Ia akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut :

  • Gangguan saluran pernafasan seperti nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam).
  • Gangguan saluran Pencernaan seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.
  • Penurunan drastis berat badan. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.
  • Gangguan Sistem Saraf seperti kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat karena gangguan saraf central. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.
  • Gangguan pada System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau cacar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.
  • Gangguan pada Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar.

 

OBAT PENYAKIT HIV S LUTENA

Penyakit HIV – S Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

 

Komposisi dari S.Lutena: Sulingan minyak ikan (mengandung DHA), minyak gandum, ekstrak blackcurrant, ekstrak blueberi, gelatin, gliserin, lilin lebah,ekstrak Vitamin E, ekstrak marigold (mengandung lutein, zeaxanthin) lycopene tomat, karotin, bunga kacapiring, vitamin B1, B2, B6, B12.

S Lutena bermanfaat dalam pengobatan dan peyembuhan penyakit: Mata Katarak, Mata Minus, Mata Plus, Mata Silindris, Mata Glaukoma, Mata Buta, Mata Juling, Mata Berair dan Perih, Mata Rabun, Mata Kering, Mata Floater, Jantung Koroner, Kanker Otak, Kanker Rahim, Kanker Payudara, Kanker Usus Besar, Kanker Darah, Kanker Kulit, Kanker Nasofaring, Prostat, Gangguan Pendengaran, Kista, Lukemia, Eksim, Kutil/Kapalan, Asma, Liver, Sakit Perut, Radang Sendi, Vertigo, Wasir, Patah Tulang, Asam Urat, Diabetes Melitus, Stroke, Gagal ginjal, Kelumpuhan Otak, Osteoporosis, TBC, Pendarahan, Thypus, Mag, Masa Kehamilan, Aids/HIV dan lain-lain

 

Itulah beberapa informasi mengenai penyakit HIV dan obat HIV S Lutena. Sekian artikel mengenai penyakit HIV dan obatnya. Semoga artikel mengenai penyakit HIV dan obatnya diatas dapat menambah informasi untuk anda serta dapat bermanfaat.

 

PENYAKIT HIV DAN OBATNYA

Posted in Uncategorized | Leave a comment